#MEGANTARASERIES 1 👑
Jika semua laki-laki mengatakan bahwa seorang ibu adalah cinta pertamanya, maka hal itu tidak berlaku bagi seorang Axelino Dylan Megantara.
Karena jika ditanya hal apa yang paling Axel benci, ia akan menjawab tanpa ragu bahwa i...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pertemuan kita sudah tertulis di dalam garis takdir kehidupan, yang sudah direncanakan.
🍀🍀🍀
Axel sudah kembali ke kamar Arga dengan membawa tiga susu kotak di tangannya. Malam ini cowok itu berniat untuk menginap di rumah Arga.
Karena di rumahnya tidak ada siapa-siapa, jadi Axel meminta izin pada sang papa untuk menginap di rumah Arga. Untungnya Arsenio memberi izin.
Jadi setelah mengantar Zia pulang, Axel langsung pulang ke rumah untuk sekedar membersihkan tubuh dan membawa baju salin juga seragam untuk besok sekolah.
"Gimana, Xel?" tanya Arga tak sabaran.
Pasalnya Axel baru saja selesai berbincang dengan Lily, neneknya. Axel menepati janjinya untuk menghasut dan mencuci otak sang nenek agar membatalkan perjodohannya.
Arga berharap semoga usaha Axel membuahkan hasil.
Axel melirik sinis pada Arga. "Gue haus, mau minum dulu," ucapnya sembari melangkahkan kaki menuju kasur king size milik Arga.
Arga berdecak sebal. "Cepetan."
"Sabar, sial." Axel membuka susu kotaknya lalu menyedot susu itu dengan khidmat. Axel ini sangat bucin jika sudah menyangkut susu kotak rasa coklat.
Ponsel di dalam sakunya bergetar, membuat Axel lantas merogoh saku celana jeans-nya.
Ziaa: Lo jadi nginep di rumah Arga?
Kening Axel mengeryit, namun tak ayal pemuda itu memberi pesan balasan pada sang dara di seberang sana.
Axelino: Hm. Knp?
Ziaa: Just question.
Axelino: Bsk nginep d aprt lo.
Ziaa: GILA LO!
Kedua sudut bibirnya berdenyut, dan Axel merekah kan senyum manisnya. Hal itu membuat Arga mengernyit kebingungan.
Diam-diam Arga melirik layar ponsel Axel dan membaca pesan yang membuat Axel senyum-senyum sendiri seperti orang gila.