(Idn) Chapter 20

662 85 31
                                    

"Mungkin saat ini cahayamu padam, tapi aku yakin suatu saat nanti kau akan dapat bersinar lagi. Mungkin tak seterang sebelumnya, tapi aku yakin kau pasti akan dapat bertahan."
Aku mengirim ini untuk 'dia'...
ya, 'dia'...
buat yang ngerti aja

.
.
.

Serapat-rapatnya bangkai disembunyikan, pasti akan tercium juga. Eun Seob sudah dapat menduga, di hari ia pertama kali melihat bayi itu di ruang tamu rumah Will, semua tak akan sama lagi. Seharusnya sejak awal mereka memberitahukan hal ini kepada Bu Gianna. Meskipun mungkin dia akan marah-marah, tapi dia pasti punya solusi yang terbaik untuk semuanya. Tapi Will memilih untuk merahasiakan hal ini, dan kini setelah semuanya terbongkar sampai ke penjuru negeri, Bu Gianna hanya bisa menatap Will dengan pandangan penuh kekecewaan.

"Jadi bagaimana, Bu? Haruskah kita sangkal, atau kita akui?" Tanya Sekretaris Kim.

Bu Gianna masih menatap dua lelaki yang menundukkan kepala di hadapannya. Satu di antara mereka menengadah.

"Aku tak akan membantahnya," kata Will memutuskan.

"Will..." Eun Seob menyikut Will.

"Cukup sekali aku menyangkal kehadirannya saat pertama kali ia datang. Aku tak ingin menyangkalnya lagi, terlebih di hadapan publik."

"Saya rasa William ada benarnya juga. Kita tidak tahu sejauh mana mereka mendapatkan informasi. Takutnya jika sekarang dia menyangkal, besok mereka memunculkan fakta baru. William bisa dikira tak mau bertanggungjawab. Itu akan makin memperburuk keadaannya," saran Sekretaris Kim.

"Oke, Kim Biseo, rilis pernyataan resmi dari agensi bahwa rumor itu benar. Dan buatkan surat permintaan maaf dari Will kepada penggemar."

"Tentang wanita yang tertangkap kamera itu, dia adalah adikku. Dia hanya membantu kami mengasuh anak itu. Dia tak ada sangkut pautnya dengan ini semua. Bisakah anda menulis itu juga, Kim Biseo-nim?" Pinta Eun Seob.

"Ya, akan saya tulis seperti itu."

"Terima kasih."

Sekretaris Kim mengambil ponsel yang bergetar dari kantongnya. Ia membaca sebuah pesan sambil menggigit bibir bawahnya.

"Ng... Bu Gianna, aku mendapatkan kabar bahwa Tesla batal menjadikan William sebagai brand ambassador. Subway juga membatalkan iklan yang menggunakan William sebagai model. Dan saham kita sudah turun hingga 20% hanya dalam waktu 6 jam ini. Bahkan kita belum merilis pernyataan..."

Bu Gianna menghela napas panjang nan berat sambil memejamkan matanya.

"Untuk semua penalty dan kerugian, akan aku bayar," kata Will.

Bu Gianna mengibaskan tangannya agar mereka semua pergi.

~~~

(Translate: William Choi mengakui sudah memiliki putra dan meminta maaf)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Translate: William Choi mengakui sudah memiliki putra dan meminta maaf)

Halo, ini William Choi.
Aku meminta maaf atas semua masalah dan skandal yang kuperbuat. Aku meminta maaf kepada semua orang yang mengalami kerugian karena perbuatanku. Dan aku meminta maaf karena telah mengecewakan para penggemar yang telah mendukungku selama ini.

A Sudden Dad✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang