07. Pesta ulang tahun.

405 142 190
                                        

Ready for 'uwu' scene?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ready for 'uwu' scene?

°
°
°
Selamat Baca!!!

*****

"Jangan lupa pake heels."

"Ah, Jihoon sialan," gerutu Karina menarik nafas, "gua punya nya sendal jepit!" teriaknya keras.

"Berisik anjir, gua lagi buat vidio presentasi, nih!" omel Kai langsung membuka pintu kamar adiknya yang terlihat seperti kapal pecah.

Karina tidak menoleh, "oh, lagi buat vidio presentasi? Sorry, ya. Gua lagi frustasi, nih," ketusnya.

Kai menghela nafas, "jadi ceritanya masih marah, nih, soal telor setengah mateng yang gua makan kemaren?"

"Ga usah nanya kalo udah tau. Udah sono, ah!"

"Ya, maaf, dong. Suruh siapa punya makanan malah ditinggal, kan, gua kira engga ada yang punya."

"Tapi bisa, kan, nanya? Lagian gua cuma pergi bentar, ngambil minum."

"Iya, maaf," lirih Kai sambil menundukkan kepalanya seperti anak kecil yang pulang ke sorean.

Karina tidak menggubris, ia terlalu sibuk memikirkan caranya mendapatkan sepatu heels dalam waktu 30 menit.

"Lo lagi nyari apa, sih, dek?" tanya Kai "berantakan banget kamarnya, entar ibu sama ayah pulang marah lo."

"Engga usah kepo kalo engga bisa bantu."

"Ya, emangnya lagi nyari apa?"

Karina berdecak, "sepatu heels, tau engga? Engga, kan? Makanya udah sono balik aja ke kamar lo," usirnya.

"Sepatu heels?" gumam Kai, "Kenapa engga cari aja di rak sepatu kamar ibu? Kali aja ada yang muat terus bisa dipake."

Karina termenung, "oh, iya-ya, bener juga," ucapnya tersenyum lalu menoleh pada kakaknya, "tumben lo berguna."

"T-tumben lo berguna?" Kai mendengus, "ucap makasih, kek, elah."

Tanpa basa-basi Karina langsung pergi ke kamar ibunya yang ada di samping ruang tamu.

Gadis itu membuka pintu kamar kedua orang tuanya. Jam menunjukkan pukul 6 sore, jadi ayah dan ibunya masih sibuk bekerja di restoran.

Karina mencoba semua heels yang ada di rak sepatu. Engga ada yang muat, "Ck, semuanya pada kebesaran."

Karina kembali menyusun sepatu ke tempatnya, saat itu pula matanya tidak sengaja menangkap satu sepatu yang ada di pojok rak bagian kanan, cukup jauh untuk dijangkau.

"Udah ketemu?" tanya Kai melihat adiknya yang sudah keluar dari kamar ibunya, "gimana muat engga?"

"Rada kegedean, sih," jawab Karina.

I HATE YOU [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang