Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
can i get some votes and comments? <333
° ° °
Selamat membaca!
*****
Tring!
Sebuah notif chat baru saja masuk. Karina yang masih belum sepenuhnya bangun berusaha meraih hp nya yang berada di atas nakas samping kasur. Gadis itu mengusap-usap matanya yang masih mengantuk agar dapat membaca pesan tersebut dengan jelas.
"Siap-siap jam 9 gua jemput, kita jalan-jalan."
"Cih! Lo pikir lo siapa nyuruh-nyuruh gua? Ganggu aja orang lagi menikmati hari libur," gerutu Karina lalu menarik kembali selimutnya, memejamkan kedua mata, dan melanjutkan tidurnya.
Tak sampai 5 detik gadis itu langsung beranjak bangun dari tidurnya dan segera mengambil handuk. Dengan cepat ia melesat masuk ke kamar mandi tak memperdulikan Kai yang juga hendak masuk karena sudah kebelet ingin buang air besar.
"Pipis di wc restoran aja," seru Karina membuat kakaknya itu melotot.
"Gilak lo. Gua bukan mau pipis!"
"Ya, udah ke restoran aja. Ada ayah kok di sana-mungkin."
"Ayah sama ibu ke pasar," seru Kai namun tidak mendapatkan respon dari adiknya, laki-laki itu berjongkok, "Dek, serius dek, ini gua udah di ujung," mohonnya sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi.
"Gak bisa, ini gua juga udah mau telat."
"Ujiannya, kan, udah selesai, cuma tinggal nunggu kelulusan. Emang lo mau kemana?!" tanya Kai kesal.
"Jalan-jalan," jawab Karina setelah sadar bahwa yang mengirim pesan tadi adalah Jihoon.
Gadis itu tersenyum tidak sabar.
*****
Karina diam. Benar-benar diam. Kedua bahunya merosot dan bibirnya tertutup rapat menampilkan ekspresi datar dengan kedua bola mata tidak bersemangat.
"Kecut amat, tuh, muka," ucap seseorang merangkul pundaknya.
Karina menoleh mendapati Chaeyeon berjalan di sampingnya.
"Hari ini lumayan panas juga, ya," kata Minju sambil mengibas-ngibaskan tangannya membuat Sohyun mengangguk setuju.
Karina mengedarkan pandangannya. Di depannya ada 4 orang laki-laki yang juga tengah berjalan, salah satunya adalah oknum si pengajak yang tidak memberi taunya sama sekali kalo ini bukan acara jalan-jalan berdua.
Ingin sekali Karina melempar kepalanya itu dengan batu krikil yang cukup besar. Note untuk hari ini: Jangan sampe kege'eran!
Cewek itu mendengus. Jika tau begini, ia seharusnya tidak perlu terburu-buru dalam bersiap, lebih baik ia melanjutkan tidurnya dan membiarkan Kai memakai kamar mandi duluan.