Extra Chapter (Revan)

209 7 0
                                        

Hallo gaessss
Hari ini hari apa ya?
Malming lagi nih

Yang jomblo harap bersabar ya, malming kalian ditemenin updatean kok hehe

Maaf kalo kemarin aku bilang besoknya bakal update, karena greget aku pengen isi partnya banyak. Jadi aku undur updatenya😂

Maaf ya🙏

Oke tanpa berlama-lama kasih votenya dulu boleh dong ya?

Boleh banget

Udah vote?

Seriusan?

Yakin? Jangan boong loh ya

Udah ya?

Sippp bisa langsung baca aja

Happy Reading

****

Udara yang dirasakan sangatlah berbeda. Menghirup aroma besi yang mengurung dirinya. Serta kesunyian dan kesendirian yang ia rasakan. Tapi ini akan berjalan sebentar saja. Beberapa menit lagi, sudah dipastikan ia akan keluar dari kurungan tahanan.
Jarinya bergerak menghitung waktu. Waktu yang tersisa untuk ia bisa bebas adalah sepuluh detik lagi.

Satu...
Dua...
Tiga...
Empat...
Lima...
.
.
.
.
Sepuluh...

Tepat didetik terakhir, seorang lelaki berseragam polisi lengkap datang menuju ke sel tahanannya, bersama pengacaranya yang mengekor dibelakang. Ia tersenyum menang, dugaannya tepat seratus persen.

Pak polisi membuka gembok yang menempel pada besi kurungan. Tak menunggu lama, saat pintu jeruji besi itu sudah terbuka, ia langsung keluar. Untuk beberapa detik ia menghirup udara bebas. Setelah sudah hampir tiga bulan terkurung.

“Terimakasih pak” Ucapnya tersenyum ramah.

Pak polisi menganggu “Kamu dibebaskan bersyarat. Jika kamu melakukan kejahatan lagi, maka kamu akan kembali kesini”

“Baik pak, saya mengerti”
Lalu pak polisi itu pergi kembali menjalankan tugas semestinya.

“Sudahku duga akan bebaskan?” Tanyanya sambil menoleh ke arah pengacarannya.

Pengacara yang menangani kasusnya sangatlah hebat, bahkan dalam waktu yang singkat ia bisa bebas dengan yang semulannya masa kurungan lebih lama.

“Jangan senang dulu Rev, setelah ini kamu akan menghadapi masalah lagi” ujar sang pengacara.

Kalian sudah menebak siapa yang dipenjara? Kalo perkiraan kalian revan, ya benar. Revan mejadi tahanan sudah dari tiga bulan lalu. Tepatnya saat insiden penculikan Gladies, dan rencana pembunuhan. Revan divonis 3 tahun penjara, dalam masa tahanan remaja. Mengingat umurnya yang masih dibawah umur.

Revan mengangkat sebelah alisnya “ Siapa sumber masalahnya?”

“Ayahmu” kata sang pengacara
Revan yang mendengarnya terkekeh.
“memangnya dia peduli?” Tannya Revan sambil menatap pengacarannya. Mendapat respon diam, Revan langsung pergi.

Revan langsung melesat pergi meninggalkan Pak Sudarso, pengacaranya. Walaupun ia sudah diteriaki dari jauh namun langkahnya tetap tidak terhenti. Napasnya membara, seperti menahan amarah.

***

Dengan pakaian tahanan yang sudah ia lepas, kini tampilannya seperti orang normal biasa. Revan berjalan dengan terburu-buru meninggalkan lapas yang sudah mengurung dirinya selama tiga bulan. Sesekali iamenoleh ke belakang, memeriksa apakah pak Sudarso mengikutinya apa tidak.

Hello, Gath! (Series 1)  [COMPLETED]✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang