08 - Sebuah Insiden

808 46 2
                                        

Welcome readers:)

Alangkah baiknya vote dulu sebelum membaca

Happy reading:v

"Tenang saja, selama situasinya aman kamu pasti akan baik-baik saja. Karena aku ada di sini untuk menemanimu"

Pertunjukkan pensi sebentar lagi akan dimulai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pertunjukkan pensi sebentar lagi akan dimulai. Gladies yang tidak sabaran menarik tangan Sasha untuk segera duduk di kursi Aula. Sasha sedikit merasa tidak enak, karena Gladies kini menariknya duduk di antara kursi untuk Kakak kelas.

"Dies mending kita cari tempat lain, jangan di sini deh" Sasha mencoba membujuk Gladies supaya tidak duduk di bangku khusus Senior mereka.

Namun dengan sikap masa bodonya, Gladies mengabaikan ucapan Sasha. Justru ia memaksa Sasha untuk ikut duduk menemaninya menonton.

"Udah di sini aja, gak usah pindah." Gladies memaksa Sasha untuk duduk.

Dengan sedikit takut, Sasha menurut untuk duduk bersama Gladies. Walaupun nanti pasti ia dan Gladies akan kena marah oleh senior mereka.

"Enak banget duduk di sini ya!" Sindir Kakak kelas cewek berambut pendek sebahu yang duduk dua jarak di samping mereka.

"Kalo gak ditempatin sayang Kak. Kan kosong" Bela Gladies.

Kakak kelas yang menyindirnya berdecih kesal. Mungkin dalam pikirannya, lancang sekali adik kelas duduk di kursi senior dan membalas perkataannya. Namun Gladies membiarkan itu, tidak terlalu menggubris omongan seniornya. Memang benar kan jika siapapun boleh menempati tempat yang kosong?

Tapi Gladies sedikit terusik dengan keberadaan Sasha yang ada di sampingnya. Bukan karena dia berisik, tapi Sasha selalu menarik lengannya.

"Kenapa?" Gladies yang mulai jengah akhirnya menoleh ke arah Sasha.

"Pindah aja yuk, gak enak dilihatin sama senior lain" Sasha yang memang nyalinya ciut tidak berani duduk menemaninya.

"Gue gak mau. Kalo lo mau pindah, ya tinggal pindah aja" Balas Gladies menatap kembali ke arah Panggung pensi.

Sasha memainkan jarinya karena merasa tidak tenang duduk di sini di samping Gladies. Tatapan tidak suka yang di lontarkan oleh Kakak senior mereka membuat nyalinya ciut. Namun tidak mungkin juga dia pergi sendirian meninggalkan Gladies di sini. Itu berarti sama saja ia memberi umpan sekaligu menjadi umpannya.

Akhirnya ia memutuskan untuk ikut duduk di samping Gladies. Jika nanti Kakak senior yang sebelumnya menempati tempat duduk ini meminta kembali, Sasah tinggal menarik Gladies pergi dari sini. Itu yang bisa dilakukannya untuk nanti.

Hello, Gath! (Series 1)  [COMPLETED]✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang