Gathan tidak akan menyangka setelah pertemuan pertamanya dengan Gladies, akan berdampak besar pada kehidupannya. Memberi warna di setiap hari-harinya.
Namun tidak dengan Gladies. Baginya, Gathan itu adalah dampak buruk. Selain kehidupannya yang perl...
"Nyatanya, manusia lebih percaya omongan orang lain dibandingkan penjelasan dari kita sendiri"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gladies sedang duduk bersila di atas kursi belajarnya. Sedari tadi ia membolak-balikkan handphone miliknya itu. Beeulang kali ia mengecek dan menutup kembali layar handphone. Tak kunjung juga ada balasan chat dari Revan. Padahal Gladies mengirim pesan chat dua jam yang lalu, sampai sekarang belum dibalas, dibaca pun tidak. Hanya ceklis dua yang tertera pada history chatnya dengan Revan.
"Kak Revan gak biasanya bales lama kayak gini" Ucap Gladies heran. Puding yang ada di piring ia makan dengan menggunakan sendok.
Gladies menelungkupkan wajahnya dibalik kedua tangan. Menunggu chat dari Revan yang tak kunjung juga dibalas malah membuatnya menjadi bosan. Sepertinya hanya Sasha yang bisa menemaninya sekarang.
Gladies membuka room chatnya bersama Sasha. Beruntungnya Sasha sedang online sekarang.
Sasha Chantuik😝
Sa? Lo lg sibuk?
Enggak Emang kenapa?
Gue bosen nih.
Tumben bosen. Biasanya kan asyik chatan mulu sama Kak Revan.
Lah sekarang tumbenan lo chat gue
Coba, gue udah chat Kak Revan dari 2 jam yang lalu Tapi belum juga dibaca:(
Seriously? Mungkin dia sibuk.
Perkataan Sasha barusan terpikirkan oleh Gladies. Bjsa saja kan Revan sedang sibuk atau mungkin sedang mengerjakan tuganya. Secara kan dia sudah kelas 12, pastilah banyak tugas yang harus dikerjakan. Namun setelah membaca kelanjutan chat dari Sasha, justru Gladies berpikir dua kali mengenai Revan.