Gathan tidak akan menyangka setelah pertemuan pertamanya dengan Gladies, akan berdampak besar pada kehidupannya. Memberi warna di setiap hari-harinya.
Namun tidak dengan Gladies. Baginya, Gathan itu adalah dampak buruk. Selain kehidupannya yang perl...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dua hari setelah sebuah berita mengejutkan itu, Gladies jarang melihat Gathan, hampir tidak pernah mungkin. Sudah dua hari ini, Gathan menghilang. Setelah Revan yang kembali menjauh sekarang Gathan pun ikut hilang.
Gladies sama sekali tidak mengetahui apa maksud dari berita itu. Tentang kenyataan yang sebenarnya. Gladies harus tahu sebuah fakta yang mungkin tersembunyi, tidak orang lain ketahui. Dibalik berita itu pasti ada sebuah fakta tersembunyi. Gladies masih belum sepenuhnya yakin dengan isi berita itu, walau sebuah gambar dapat memperkuat buktinya. Kalau ia tidak bisa mendengar penjelasan langsung dari orangnya, maka ia tidak akan percaya.
Seperti sekarang, Gladies berusaha mencari keberadaan Gathan. Ia mendapat kabar dari Melvan, kalau dua hari ini Gathan tidak masuk sekolah. Pasti karena masalah ini, makanya ia tidak masuk sekolah. Apa yang akan dibayangkan setelah kejadian ini, pastilah Gathan akan menjadi bahan omongan satu sekolah. Apalagi ini bukan berita atau masalah yang kecil.
Berita ini sudah menyangkut tentang nyawa seseorang. Tentang nyawa yang sudah hilang.
Kemana dia pergi?
Gladies sekarang sibuk mencari Gathan. Sudah berulang kali ia datang dan pergi ke kelas Gathan, tapi tetap sama. Gladies tidak menemukan Gathan.
Di tempat pemakaman pun ia tidak menemukan Gathan. Tadi Gladies sempat ke sana. Ia kira Gathan ada di sana, tapi nyata juga sama. Gathan tidak ada juga di sana. Akhirnya Gladies memutuskan untuk kembali ke rumahnya.
Dirinya melangkah menyebrangi jalanan yang sepi. Sekarang ia sudah berada di depan pagar rumahnya, tapi Gladies diam di depan. Tidak melangkah maju masuk ke halaman rumahnya. Karena tiba-tiba ia terpikirkan sesuatu.
Sudah banyak tempat yang Gladies tanya dan tempat yang paling mungkin Gathan datangi, yaitu makam Ibunya tapi sama, tidak ada juga. Sekarang hanya ada satu tempat yang belun Gladies datangi.
"Pasti dia ada di sana" Batinnya
Gladjes berbalik kembali dari depan pagar rumahnya. Berjalan mencafi kendaraan untuknya pergi ke tempat yang terpikirkannya. Semoga saja Gathan ada di sana. Jjka tidal ada, Gladies harus mencari Gathan kemana lagi. Sekarang ia hanya butih penjelasan dan kebenaran dari Gathan. Walau satu sekolah sudah termakan oleh berita itu, namun masih ada satu orang yang tidak sepenuhnya percaya. Orang itu adalah Gladies.
Gladies berjalan menuju pangkalan ojek yang tidak jauh dari daerah perumahannya. Gladies meminta tukang ojek itu untuk mengantarnya cepat sampai tujuan.
"Bang, cepetam dikit ya" Ucap Gladies saat ia sudah berada di atas motor tukang ojek.