Extra Part (Story G & G) -PART 3-

599 23 0
                                        

Selamat datang kembali di next extra chapter😂.

Karena aku lagi enak-enaknya nulis, jadi aku bikin lagi Part 3 nya:v
Seneng kan? Harus seneng dong, biar yang nulisnya juga ikut seneng wkwk

Sebelumnya aku mau ngomong, kira-kira kalau cerita ini dibukuin bakal ada yang nungguin atau kepo sama versi bukunya?

Sebenernya aku ada niatan buat kirim naskah cerita ini ke penerbit, tapi itu masih rencana, belum pasti bakal aku kirim atau gak. Aku masih bingung banget. Terus juga ada salah satu penerbit yang nawarin cerita Hello Gath! Buat diterbitin.

Awalnya aku seneng, dan ada niatan mau nerbitin cerita ini. Tapi setelah aku pikir² ulang kayaknya enggak dulu, aku masih pikirin buat fokus ke beberapa cerita aku. Kasian pada terlantar:(

Tapi kalo menurut kalian gimana?

Sebelum ke cerita, aku mau ingetin ke kalian wahai readers tercintaku. Baca sampai habis ya, jangan di skip. Soalnya di akhir, ada sesuatu buat kalian.

Jadi mohon jangan di skip ya cantik dan ganteng☺

Semoga suka sama part ini^^

Jangan lupa alangkah baiknya vote dulu sebelum membaca cerita ya😊

Maafkan jika ada typo

Setelah selesai acara makan mereka memutuskan untuk berkeliling taman. Menikmati indahnya bunga-bunga yang bermekaran.

Sebelum itu Gathan menyimpan terlebih dulu makanan yang masih utuh, belum mereka berdua makan. Ia rapihkan karpet beserta makanan, dibantu juga oleh Gladies. Setelah semuanya dirasa sudah beres barulah mereka mulai berkeliling.

Mereka berdua berjalan beriringan dengan kedua tangan mereka yang saling bertautan. Saling menggenggam.

"Warnanya cantik banget" Gladies menunduk untuk melihat bunga yang lebih rendah.

Ia petik satu bunga berwarna ungu tersebut. Gladies memutar putar bunga ungu itu di tangannya, melihat sisi tiap sisi bunga yang cantik.

Melihat gadisnya itu tengah tersenyum melihat bunga ungu yang di genggamnya, Gathan langsung memotretnya. Kamera yang sedari tadi tergantung di lehernya, kini ia arahkan untuk mengambil. Dengan bantuan sinar matahari, Gathan memilih posisi yang bagus saat ia mengambil gambar.

Diaturnya titik fokus kamera juga dengan pencahayaan yang bagus. Dan saat tepat posisi...

Cekrek

Satu, dua foto Gathan sudah ambil. Ia yang penasaran langsung melihat hasil jepretannya. Sementara Gladies masih tidak sadar kalau dirinya tadi di foto oleh Gathan. Yang sekarang justru masih asyik memandangi bunga yang mekar.

Hasilnya bagus, pengambilan gambar yang sempurna menurut Gathan. Ia tersenyum setelahnya, sambil menatap foto hasil jepretannya. Sampai lamunannya dibuyarkan oleh sebuah panggilan.

"Hey? Kenapa senyum-senyum sendiri?" Tanya Gladies setelah ia berbalik, mendapati Gathan yang sedang tersenyum.

"Gak papa kok" Gathan mengalungkan kembali kamera di lehernya. "Yuk lanjut jalan" Gathan menarik lengan gadis itu pelan, mengajaknya untuk lanjut berjalan-jalan.

Gladies hanya bisa menurut, mengikuti kemana Gathan akan membawanya.

Setiap sisi taman mereka berdua jelajahi. Dengan berbagai macam bunga yang sudah mereka potret. Sungguh cantik pemandangan yang ada di sini. Tidak heran kalau Gathan membawanya kemari, juga tempatnya syarat akan kebersihan. Gladies melihat sedaritadi tidak ada satu sampahpun yang ia temukan di jalan. Semuanya bersih dan rapih.

Hello, Gath! (Series 1)  [COMPLETED]✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang