24 - Ancaman Dan Peringatan

491 26 1
                                        

Welcome readers

Alangkah baiknya vote dulu sebelum membaca. Jadilah pembaca yang budiman dengan menghargai karya sang penulis☺


Maafkan jika ada typo:v

Happy reading:)

"Aku tidak akan membiarkan orang lain mengganggumu. Selain aku"

Masih setia dengan beberapa tumpuk buku yang ada di mejanya, sampai lupa kalau sekarang sudah hampir sore

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Masih setia dengan beberapa tumpuk buku yang ada di mejanya, sampai lupa kalau sekarang sudah hampir sore. Karena terlalu asyik mengisi dan mengerjakan beberapa soal sains, Gathan sampai lupa untuk pulang.

Padahal sejak satu jam yang lalu, semua murid sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Sedangkan Gathan, masih berada di dalam kelas ditemani beberapa buku yang telah selesai ia tulis.

Karena sudah merasa pegal dan lelah, Gathan memutuskan berhenti untuk mengerjakan soal, istirahat sebentar untuk mengusir rasa lelahnya. Gathan merenggangkan otot-ototnya, memijat bagian belakang kepala dan lehernya mengurangi rasa lelah yang dirasa.

Gathan menutup buku catatan miliknya, menaruh beberapa alat tulis seperti pulpen, pensil dan yang lainnya ke dalam tempat pensil.

Ia menyandarkan punggungnya di kursi sambil memejamkan mata. Merasakan atmosfer di dalam kelas, atau merasakan suasana sunyi di dalam kelas. Walau Gathan sendirian, ia tidak takut sama sekali. Karena memang ia sudah terbiasa pulang sore dan berdiam di kelas untuk beberapa lama, semenjak ia berada di kelas VI SMP.

Disaat ia sedang memejamkan matanya, dengan tiba-tiba muncul gambaran tentang seseorang. Entah kenapa, secara tiba-tiba muncul begitu saja. Terpikirkan oleh Gathan tentang hari kemarin, disaat dirinya tidak sengaja bertemu di waktu malam.

Tanpa di sadari, sudut bibirnya terangkat membentuk sebuah senyuman. Membayangkan tentang malam kemarin. Saat dirinya bersama dengan Gladies.

Itu semua entah kebetulan atau apa, disaat yang tepat, disaat dirinya berada di posisi yang tidak baik pasti tidak lama Gladies datang. Membuatnya tersenyum dan mencairkan suasana menjadi lebih berwarna. Gathan bisa merasakan itu.

Gladies. Si cewek yang membuat Gathan merasakan berbeda di setiap kali mereka bertemu. Walau terkadang di setiap pertemuan mereka selalu dipenuhi dengan keributan dan kekesalan. Tapi seiring berjalannya waktu, sedikit mengalami perubahan. Gladies pun sudah berkurang sikap galaknya, walau terkadang masih ada sedikit.

Dalam lamunannya, Gathan tidak menyadari kalau ada seseorang yang berdiri di ambang pintu kelas, memperhatikan dirinya.

Setelah ekor matanya berpindah, barulah Gathan menyadari kalau ada seseorang di sana, sedang berdiri di ambang pintu kelas. Dengan tas yang ia sampirkan di bahu dan satu tangannya ia masukan ke dalam saku celana.

Hello, Gath! (Series 1)  [COMPLETED]✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang