Part 51

15.8K 609 17
                                        

Selamat Membaca...
Sorry kalo ada typo...

-----------------------------------

Tepat sehari setelah Jovanka yang menginginkan berlibur ke Jepang, keesokan harinya keluarga kecil itu berangkat ke negeri sakura menggunakan jet pribadi milik Abian.

Jovanka yang baru mengetahui jika sang suami mempunyai jet pribadi pun terkejut dan setelah di tanya ke yang empunya ternyata eh ternyata jet pribadi tersebut baru saja di beli oleh Abian sehari sebelum keberangkatan mereka ke Jepang. Tujuan Abian membeli jet pribadi tersebut agar jika istri atau anaknya menginginkan pergi liburan kembali dirinya tidak akan susah untuk memesan tiket pesawat serta Abian ingin memberikan kenyamanan untuk istri dan juga anaknya jika sedang berpergian.

Dan di sini lah mereka di jet pribadi milik Abian yang saat ini tengah mengudara dengan tingginya membawa keluarga kecil itu ke tempat tujuan mereka.

"Queen ngantuk hm?" Tanya Abian ketika melihat sang anak yang terus menguap dan mengusap matanya.

"Queen ngantuk Daddy" Jawabnya dengan mata yang sayu.

"Yaudah kita istirahat di kamar aja. Ayo Mommy" ajak Abian kepada istri dan juga anaknya.

Setelah berada di kamar yang tersedia di dalam jet pribadi tersebut, Abian pun membaringkan Queen yang sudah tertidur dalam gendongannya ketika menuju kamar. Jovanka pun ikut membaringkan tubuhnya di samping kanan sang anak. Sedangkan Abian membaringkan tubuhnya di samping kiri sang anak.

Kedua pasangan suami istri itu pun tak lama ikut memejamkan kedua mata mereka menyusul sang anak yang sudah terlebih dahulu tertidur.

Setelah berjam-jam lamanya, akhirnya mereka pun sampai di Jepang. Waktu disana pun sudah menunjukkan pukul sembilan malam dan keluarga kecil itu pun menuju ke hotel yang sebelumnya sudah mereka reservasi sebelum berangkat ke Jepang.

Sesampainya di hotel, Jovanka pun langsung membereskan semua barang yang mereka bawa selama berlibur. Abian dan juga Queen, Jovanka suruh untuk membersihkan diri terlebih dahulu sedangkan dirinya membereskan semua barang agar tertata rapi supaya nantinya mudah untuk di ambil.

Kebetulan hotel yang mereka tempati ini memiliki dua kamar yang terpisah namun ada pintu yang menghubungkan antara dua kamar tersebut.

Tak lama muncul lah Queen dari pintu penghubung tersebut dengan masih memakai bathrobe Elsa miliknya.

"Mommy baju tidur Queen mana?" Tanya nya sambil menghampiri sang Mommy.

"Itu baju Queen ada di atas ranjang Mommy sama Daddy" Tunjuk Jovanka ke arah ranjang di belakangnya.

"Thank you Mommy. Queen habis ini langsung tidur ya soalnya Queen cape sama ngantuk" ucap Queen

"Iya sayang. Sebelum tidur jangan lupa berdoa" balas Jovanka mengingatkan.

"Siap Mommy" sahut Queen.

Tak lama dari Queen pergi, Abian pun keluar dari kamar mandi dengan handuk sepinggangnya yang memperlihatkan perut kotak-kotaknya itu.

"Baju mas ada di atas ranjang ya" ucap Jovanka dan lanjut membereskan barang-barangnya.

Bukannya mengambil baju di atas ranjang, Abian justru melangkah menghampiri sang istri. Jovanka yang sudah berdiri dan berbalik itu pun terkejut ketika badan milik suaminya kini berada tepat di hadapannya.

"Ih bikin kaget aja" ucap Jovanka. "Loh baju yang di atas ranjang kenapa gak diambil?" Tanya Jovanka ketika melihat baju yang dia siapkan di atas ranjang tadi belum di ambil oleh suaminya.

"Baju di sana gak bikin mas tertarik, mas lebih tertarik sama kamu" jawab Abian sambil tersenyum.

"Bisa banget ngalusnya" sindir Jovanka.

"Mas serius sayang. Kamu lebih menarik dari apa pun" ucap Abian sambil merengkuh pinggang sang istri sehingga membuat wajah keduanya saling berdekatan.

"Ih jangan deket-deket aku belum mandi loh, bau" balas Jovanka sambil melepaskan tangan sang suami yang berada di pinggangnya namun tidak bisa.

"Emang kenapa kalau kamu belum mandi?bahkan kalau kamu belum mandi kamu masih aja kelihatan cantik dan juga wangi" ucap Abian sambil menghirup aroma tubuh sang istri.

"Alah boong pasti aku bau kan" balas Jovanka tak percaya.

"Kamu wangi sayang. Bahkan kalau kamu bau sekali pun mas gak bakalan perduli" ucap Abian yang saat ini kepalanya berada di leher sang istri.

Abian dengan perlahan mengecup dan menghisap leher putih itu sehingga membuat empunya terpekik.

"Mas ih" pukul Jovanka pada tangan sang suami. "Dah ah aku mau mandi aja" sambung Jovanka yang hendak berjalan namun tertahan karna Abian memegang pergelangan tangannya.

"Gak usah mandi, kalau mandi sekarang nantinya kamu jadi mandi dua kali" ucap Abian yang membuat kening Jovanka mengkerut.

"Hah maksudnya?" Tanya Jovanka yang tak peka.

"Masa kamu gak tau maksud mas" jawab Abian

"Enggak, apa sih emang?" Tanya Jovanka lagi

Abian pun mendekatkan wajahnya ke samping telinga sang istri. "Program adik untuk Queen" ucap nya pelan yang membuat pipi Jovanka langsung memerah.

Abian yang melihat pipi sang istri memerah pun terkekeh. "Gitu aja malu. Padahal udah sering ngelakuinnya" cibir Abian yang membuat Jovanka langsung memberengut.

"Ya biarin lah" balas Jovanka.

"Jadi gimana program adik untuk Queen?" Tanya Abian sambil menaik turunkan alisnya.

"Tutup pintu penghubung" jawab Jovanka yang membuat Abian bersorak senang di dalam hati.

Dengan cepat Abian menutup pintu penghubung tersebut namun sebelum itu dirinya memastikan jika sang anak benar-benar tertidur dengan nyenyak agar dia bisa melancarkan aksinya terhadap sang istri. Setelah memastikan jika sang anak tertidur, Abian pun menutup dan mengunci pintu tersebut. Setelahnya dirinya pun langsung menghampiri sang istri dan menggendongnya ke arah ranjang.

Dengan perlahan Abian membaringkan tubuh sang istri dan setelah itu langsung mencium bibir ranum tersebut.

Jovanka yang sudah sangat menikmati permainan dari suaminya itu pun melingkarkan kedua tangannya di leher sang suami.

Abian dengan sangat liarnya melumat bibir tersebut dan dengan nakalnya tangan kekarnya itu mulai bergerak mencari bongkahan payudara milik sang istri dan meremasnya dengan lembut.

"Ahhh" desah Jovanka.

Abian terus saja meremas payudara tersebut dan tangannya sedikit demi sedikit turun ke bawah guna mencari sesuatu yang berada di antara kedua paha istrinya itu.

Setelah menemukan apa yang di carinya, Abian menekan bagian tertentu dari milik sang istri sehingga membuat empunya mendesah karena bagian yang di tekan oleh sang suami adalah titik sensitifnya.

Mendengar desahan dari sang istri membuat Abian semakin bernafsu dan dengan sekali hentakan dirinya melepaskan handuk yang berada  di pinggangnya dan terpampang lah kejantanan miliknya yang saat ini sudah sangat mengeras.

Dengan tak sabaran Abian membuka seluruh pakaian milik sang istri dan di tatapnya tubuh sexy nan putih itu.

"Mas udah gak kuat, mas mulai ya" ucap Abian dan di angguki oleh Jovanka sang istri.

Setelah itu mereka pun melakukan kegiatan panas tersebut dan suara desahan keduanya pun saling bersahutan satu sama lain.


-bersambung-

Mr.Old [END] | SUDAH TERBITCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang