POV RAFFI
Aku membereskan berkas-berkas yang ada di meja kerjaku.hari ini sungguh sangat menyita waktuku, banyak sekali pekerjaan yang harus ku selesaikan mengingat rencanaku untuk melamar andrea secara resmi di hadapan mama-nya dan keluarganya di bandung seminggu lagi.jadi aku harus menyelesaikan pekerjaanku lebih awal.
30 menit lagi waktu jam pulang kantor andrea.aku harus sudah lebih sampai dahulu dan menunggunya di lobby kantornya seperti biasa.
Tok
Tok
Tok
Aku menghela nafas panjang, siapa sih yang ganggu di saat aku sudah selesai mendapat ketenangan.
"Ya, masuk" ucapku kepada orang di balik pintu.
Tiara masuk ke dalam ruangan "maaf pak, tuan besar mengadakan rapat direksi dadakan mengenai proyek singapore lalu setelah itu bertemu dengan Mr.Peter di kafe" aku mengernyitkan dahi.
"Bukannya jadwal rapatnya besok? Kenapa harus sekarang sih?" Ucapku dingin.
Baru saja aku ingin menunggu andrea pulang.lalu, aku harus membatalkannya gitu untuk menjemputnya? Bisa-bisa perang dunia lagi ini mah dan aku harus siap dengan kebungkaman mulut andrea karna ngambek denganku.
Tiara mengangguk pelan "tapi tuan besar meminta rapat di adakan sekarang pak" jawabnya sedikit gugup.ck.kenapa dia harus takut menjawabnya?
"Ya sudah, dimana papa?" Tanyaku datar tapi masih dengan nada dingin.
Aku menyandarkan tubuhku kembali di sofa kebesaranku "tuan besar sudah menunggu bapak di ruang rapat"
Aku memijat pelipisku yang terasa pusing, kenapa sih papa selalu dadakan begini "bilang dengan papa, saya akan kesana 10 menit lagi" ucapku kepada tiara.
Tiara sedikit membungkukkan badannya "baik pak, permisi" ucapnya lalu membalikkan tubuhnya kembali menuju meja kerjanya.
Aku mengernyit bingung, ada apa dengan raut wajah tiara? Kenapa ia gugup dan takut menghadapku? Tidak seperti biasanya.
Lupakan sejenak mengenai tiara.sekarang aku harus mengirim pesan ke andrea untuk memberitahu kalau aku tidak bisa menjemputnya.
To : My Heart
Sayang, maaf aku ada rapat dadakan setelah itu aku bertemu clien penting hanya sebentar.jadi aku nggak bisa jemput kamu.aku janji sehabis rapat aku langsung ke apartemen kamu.jangan marah ya, please.
love you chubbyqu.
1 menit
4 menit
6 menit
Tidak ada balasan dari andrea, pasti dia marah.ya sudahlah aku akan urus nanti masalah andrea di apartemen-nya.yang penting aku harus buru-buru menyelesaikan pekerjaan dadakan ini sekarang.
Aku berdiri dan berjalan keluar ruangan menuju ruang rapat direksi yang sudah di persiapkan.sambil berdoa, semoga rapat dan pertemuan dengan Mr.Peter berjalan dengan lancar supaya aku cepat bertemu dengan kekasih manja-ku itu.tapi aku sangat mencintainya.
****
Rapat dan pertemuan selesai pukul 21:00 malam.ada sedikit masalah tadi di tengah rapat sehingga sampai larut malam begini.tak apalah sekarang yang penting aku harus segera ke apartemen andrea.
Rapat diadakan di kantor sedangkan pertemuan dengan Mr.Peter di adakan di kafe milik mama dimana tempatku saat melamar andrea.dan sekarang aku berada disini, di kafe milik mama.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Tulus untuk Andrea
RomanceAndrea yang sangat sulit jatuh cinta karna ketakutannya sangat besar untuk mencintai seorang pria.dia sangat takut jatuh cinta karna dia takut patah hati, dia menginginkan cinta tulus untuknya tanpa patah hati.tapi takdir berkata lain, untuk mendapa...
