garis cinta(part 30)

23 8 0
                                        

#GARIS_CINTA

#PART_30

.

.

Kini waktu telah menunjukan waktu pagi tapi mentari masih enggan keluar karena tertutup awan hitam membuat semua orang menjadi malas namun harus tetap melakukan aktivitas nya

Seorang gadis cantik masih setia menutup matanya sambil mengeratkan selimut saat hawa dingin menerpa kulitnya, dari luar terdengar suara seseorang yang terus saja memanggilnya

"Adek Abang yang cantik udah bangun belum" tanya seseorang yang tak lain adalah Ricky yang hari ini di tugas kan oleh Bunda untuk membangunkan Adiknya

"Abang masuk ya" tanya Ricky namun hasilnya masih sama ya itu tak ada sahutan

Ricky memutar kenop pintu dan melangkah memasuki kamar Sang Adik kesayangan. Ricky terkekeh dan geleng-geleng melihat Adiknya ini, wajar kah jika Ricky menganggap Adiknya masih kecil? menganggap jika Adiknya ini belum sepantasnya mengenal namanya jatuh cinta? tentu jawaban Ricky adalah iya, karena wajah Diah terlihat begitu imut seperti anak kecil di matanya

Ricky langsung duduk di tepi ranjang milik Diah sambil mengusap lembut puncak kepala Diah.

"Bangun yok ini udah pagi kamu kan mau sekolah" ucap Ricky dengan lembut

"5 menit lagi Bang" jawab Diah tanpa membuka matanya

"Ini udah siang Dek entar kamu telat ke sekolah nya" ucap Ricky membuat Diah membuka matanya

"Bangun yok"

"5 menit lagi Bang Diah masih ngantuk" rengek Diah membuat Ricky mengerenyitkan alisnya bingung, mengantuk? Diah selalu tidur di jam seperti biasanya namun kenapa hari ini Diah mengantuk?  banyak pertanyaan yang ada di benak Ricky namun pertanyaan itu harus Ricky tepis karena ini sudah siang dan Ricky tak ingin Adiknya sampai telat datang  ke sekolah

"Ini udah pukul 06.15 menit yakin mau nunggu  5 menit lagi?" tanya Ricky setelah melirik jam yang ada di tangannya

"Iiih kenapa gak ngomong dari tadi sih" kesal Diah yang langsung terjun dari kasur dan berlari menuju kamar mandi

"Di tunggu di bawah ya Dek" ucap Ricky

"Iya" jawab Diah membuat Ricky langsung keluar kamar Diah

Sekitar 15 menit Diah keluar dari kamar mandi dan langsung siap-siap untuk berangkat sekolah.

Skip

"Diah sarapan dulu" ucap Bunda saat Diah menuruni tangga namun tujuannya adalah pintu utama bukan ruang makan

"Gak sempat Bun Diah udah telat" jawab Diah

"Abang lepasin" pinta Diah saat Gilang memegang tangannya

Tentu Abang-abang nya sudah tau sikap dan sifat Adiknya

"Mau kemana" tanya Gilang

"Ya mau sekolah Bang ya kali mau berenang" jawab Diah

"Dalam keadaan gak sarapan gitu" tanya Gilang

"Kan Diah bisa sarapan di kantin Bang" jawab Diah

"Entar lo pingsan Cil gak usah ngadi-ngadi lu" ucap Shandy

"Gak bakal kan Diah kuat" jawab Diah meyakinkan

"Udah sarapan dulu yok biar tambah kuat" bujuk Ricky

"Diah udah telat Bang gak ada waktu buat sarapan, please lepasin Diah"

Benar-benar menjadi kelemahan bagi Gilang,Shandy dan Ricky jika Diah sudah memelas seperti ini. Senyum Diah mengembang saat Gilang melepaskan genggamannya namun itu tak bertahan lama saat tangannya kembali di genggam oleh Farhan

"Yok sarapan" ajak Farhan sambil mencoba menarik Diah namun Diah menolaknya

"Diah udah telat Bang gak ada waktu buat sarapan jadi lepasin Diah" ucap Diah memelas

"Abang lebih rela kamu telat dan di hukum dari pada kamu berangkat dalam keadaan gak sarapan" tidak kok Farhan tidak rela semua nya

"Abang kok tega sih sama Diah" ucap Diah tak percaya

"Abang sayang sama kamu mangkanya Abang harus tega" ucap Farhan

"Bang" panggil Diah memelas

"Sarapan atau gak usah berangkat sekolah?! Abang bakal telpon guru kamu dan bilang kamu gak sekolah hari ini" ucap Farhan tegas

"Iya iya Diah bakal sarapan" kesal Diah yang langsung menuju ruang makan dengan menghentakkan kakinya

"Lo tega banget Han" ucap Shandy

"Emang harus tega kalo udah menyangkut masalah kesehatan dan keselamatan Diah" jawab Farhan

"Kalian juga harus bersikap kayak gitu paham" lanjut Farhan

"Paham" kompak Shandy, Ricky dan Gilang

***

Sekolah

"Padahal gue mau liat mentari bersinar pagi ini eh mentari nya gak mau menampakkan diri" ungkap Mutiara

"Mungkin mentari aja tau kalo lo mau liat dia mangkanya mentari lebih milih sembunyi" ucap Yanti

"Enak aja lo" protes Mutiara yang di balas tawa kecil dari Yanti

"Waktu lo ngomong gitu Yan kalian tau gak apa yang gue pikirin" ucap Alun yang di akhiri pertanyaan

"Emang apaan" kompak Mutiara dan Yanti

"Mungkin mentari ... Zreet yang gue terima Mentari pun tau ku cinta padamu" ungkap Alun membuat mereka bertiga tertawa renyah

"Awalnya gue nanya kok mentari gak ada dan setelah itu gue tau kenapa mentari gak menampakan dirinya pagi ini" ucap Raka yang datang bersama geng nya dan menghentikan tawa Alun, Yanti dan Mutiara

"Maksudnya" kompak Alun,Yanti dan Mutiara

"Iya ternyata mentari nya aja tau kalo dia kalah bersinar nya dengan kalian" jawab Raka membuat mereka bertiga terkekeh geli

"Ah bisa ae botol kecap gombal nya belajar dari mana lu" ucap Radit

"Gak belajar itu murni dari lubuk hati terdalam" ucap Raka

"Maklumi aja udah lama ngejomblo jadi otaknya agak geser" ucap Kevin

"Gue bukan jomblo ya di ralat tuh" proses Raka

"Terus apaan Ka kalo bukan jomblo" tanya Reyhan

"Belum ada sandaran" jawab Raka

"Kirain karena gak ada yang mau" ucap Radit

"Orang baik emang sering teraniaya sabar" ucap Raka membuat ketiga temannya langsung pura-pura baik mau muntah

"Kalian berempat ada-ada aja, ya udah kita bertiga duluan ya" pamit Alun

"Iya" kompak Reyhan and the geng

**

"Dasar caper semua nya aja di embat" ucap Reni

"Siapa yang caper Ren" tanya Nia

"Siapa lagi kalo bukan mereka cewek-cewek sok cantik sekaligus caper" jawab Reni

"Iya gara-gara mereka sekarang Fiki mulai berubah sama gue gak kayak dulu lagi" ucap Kya

"Soni juga berubah malah 180° lebih dari teman-temannya" setuju Nia

"Kita gak boleh tinggal diam Bell! kita harus pertahanin apa yang seharusnya jadi milik kita" ucap Reni

"iya gue tau tapi gue gak mau sampai salah ambil langkah lagi dan buat semua makin kacau" ucap Bella

"Kita ngikut apa rencana lo Bell" ucap Kya

"Hem" balas Bella dengan deheman

Garis cintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang