garis cinta (part 73)

56 8 2
                                        

#GARIS_CINTA

#PART_73

Kini Diah sudah berada di taman belakang bersama kelinci peliharaanya.

"Kelinci tau nggak Diah kesal banget sama Fenly dia tuh gangguin Diah terus sampe-sampe Diah pengen jatuhin Fenly dari gedung yang paling tinggi," curhat Diah pada kelincinya.

"Pysco," ucap Fenly yang baru saja datang membuat Diah melihat kearah Fenly yang sudah duduk di bangku taman.

"Ngapain lo kesini? Sana pergi gue nggak mau liat lo!" usir Diah.

"Kalo gue nggak mau lo mau apa?" tanya Fenly.

"Eh Fen seharusnya sekarang lo tuh ke rumah Bella kan lo pacarnya Bella nanti Bella cemburu waktu tau kalo pacar nya main di rumah cewek lain," ucap Diah. Namun, Fenly tak perduli dan malah ikut duduk di samping Diah.

"Eh Kelinci lo tau nggak kalo tuan lo ini aneh jadi jangan deket-deket sama dia kalo kalian nggak mau ikutan aneh," ucap Fenly membuat Diah langsung memberikan pukulan pada Fenly.

"Nah kan baru aja di bilangin udah mukul aja jadi kalian harus hati-hati," ucap Fenly.

"Fenly apa-apaan sih," kesal Diah membuat Fenly terkekeh karena menurutnya menjahili Diah itu sangat seru.

***

"Mas," panggil Fina membuat Farhan langsung melihat pada Fina.

"hem Kenapa?" tanya Farhan.

"Eum kamu setuju nggak kalo Diah sama Fenly?" tanya Fina.

"Maksudnya?" bingung Farhan.

"Ya kalo Diah sama Fenly dijodohin gitu nggak langsung nikah kok lagian mereka masih SMA tunangan dulu gitu," jelas Fina.

"Jangan kan tunangan Diah pacaran aja aku nggak setuju Fin," jawab Farhan.

"Diah tuh masih kecil jadi dia belum pantas buat pacaran apalagi tunangan," lanjut Farhan.

"Ya udah aku ke kamar dulu ada kerjaan," pamit Farhan yang langsung pergi.

"Gagal," ucap Fina saat Melda, Amel dan Reyna bergabung dengan nya.

"Ya udah lah kita pikirin cara lain aja kan Bunda sama Ayah percaya sama kita kalo kita bisa nge-bujuk bang Han," ucap Melda meyakinkan.

"Cara yang kayak gimana Kak? Emang Kak Melda nggak denger apa yang bang Han bilang tadi," ucap Amel.

"Bener tuh Kak dari jawaban Bang Han aja udah jelas banget," setuju Reyna.

"Udah lah yakin aja dulu," ucap Melda membuat Fina mengangguk menyetujui.

***

"Ra sebenarnya orang tua Zaskya nitipin Zaskya sama aku mangkanya waktu di sekolah tadi aku lebih milih Zaskya dibanding kamu," jelas Fiki setengah jujur.

"Nggak aku nggak percaya kalo emang iya kenapa kamu nggak jelasin ke aku?" tanya Mutiara. Namun, belum sempat Fiki menjelaskan.

"Fiki iih dari tadi aku cariin ternyata kamu disini dan ngapain kamu sama dia," ucap Kya yang langsung mengandeng Fiki tentu hal itu membuat Fiki kaget bagaimana bisa Kya tau kalau dia ada disini.

"Lo kok lo ada disini?" tanya Mutiara gugup.

"Karena tadi gue jalan sama Fiki dan tiba-tiba Fiki menghilang ya udah gue cariin," jawab Kya dengan jujur.

"Ra biar aku jelasin ya," ucap Fiki.

"Ih hany ayok pergi ngapain kita disini," ajak Kya yang langsung menarik Fiki membuat Fiki pasrah untuk ikut bersama Kya dari pada harus menerima ancaman dari Kya.

"Ra," kompak Alun dan Yanti yang langsung menghampiri Mutiara yang duduk di bangku taman sambil menangis.

"Fiki jahat banget sih kenapa dia setega itu sama gue? gue kecewa banget sama dia," isak Mutiara.

"Sabar ya Ra kita paham kok sama perasaan lo yang sabar ya Ra," ucap Yanti menenangkan.Namun, Mutiara tak menggubrisnya dan langsung pergi.

"Ra!" panggil Yanti.

"Udah Yan biarin Mutiara sendirian dia butuh waktu sendiri," ucap Alun mencegah Yanti yang ingin menyusul Yanti.

"Tapi Lun gue khawatir sama Mutiara," ucap Yanti.

"Iya gue juga khawatir sama Mutiara. Tapi dia butuh waktu sendiri jadi biarin aja," ucap Alun membuat Yanti mengangguk mengerti.

*

*

*

Malam ini Diah kembali fokus mengerjakan tugas sekolah yang belum selesai.

"Belum selesai juga?" tanya Fina menghampiri Diah bersama Melda.

"Belum Kak karena Fenly tadi gangguin Diah terus jadi sampe sekarang tugasnya belum selesai deh," adu Diah.

"Diah sama Fenly tuh cocok loh Diah setuju nggak sama pendapat Kakak," tanya Fina.

"Kalo gue sih setuju Fenly ganteng, Diah cantik, terus sama-sama baik lagi cocok banget deh," timpal Melda.

"Baik dari mana nya? Fenly tuh ngeselin Kak bikin Diah Betek terus pokonya Diah nggak suka deh sama Fenly," ucap Diah.

"Loh bukannya kalian pacaran kok kamu nggak suka sama Fenly?" heran Fina.

"Diah -" Belum sempat Diah menyelesaikan ucapannya Farhan sudah datang bersama Shandy, Ricky dan Gilang.

"Diah belum tidur ini udah malam," ucap Farhan.

"Tugas sekolah Diah belum selesai Bang," jawab Diah.

"Ini udah malam Dek kenapa nggak dari tadi siang coba?" tanya Farhan.

"Tadi tuh Fenly gangguin Diah terus jadi Diah nggak bisa ngerjain tugas sekolah," jawab Diah.

"Ya sudah sini Abang ajarin biar cepat selesai tugasnya terus tidur ini udah malam nanti Diah telat ke sekolah," ucap Farhan yang langsung duduk di samping Diah untuk mengajari Diah tugas sekolah.

"Diah kita nggak setuju loh kalo Diah punya pacar jadi putusin Fenly," ucap Gilang.

"Iih kan Diah udah bilang kalo Diah nggak pacaran sama Fenly," kesal Diah.

"Masak sih nggak pacaran tadi kalian berdua keliatan akrab banget," ucap Gilang.

"Lang mending lo diem aja nggak usah bahas hal nggak penting," peringat Shandy.

"Iya iya," jawab Gilang padahal ia ingin menjahili Diah.

"Fin," panggil Melda berbisik yang dibalas deheman dari Fina.

"Kalo nge-bujuk bang Han sulit gimana kalo kita nge-bujuk Diah aja," saran Melda.

"Hasilnya sama aja Mel Diah nggak suka sama Fenly," ucap Fina membuat Melda mengangguk mengerti.

"Kak nge-bisikin apa?" tanya Ricky membuat atensi mereka tertuju pada Fina dan Melda.

"Nggak ada kok nggak nge-bisikin apa-apa,"jawab Melda.

"Diah suka sama Fenly ya?" tanya Farhan.

"Kalo Diah suka kita bisa bahas perjodohan Diah sama Fenly ke Om anta biar Fenly nggak nyakitin Diah," lanjut Farhan.

Diah menggeleng kuat, "Nggak ah Diah nggak suka sama Fenly Diah nggak mau dijodohin sama Fenly."

"Bagus kalo gitu karena Diah masih harus fokus sekolah,"ucap Farhan mengacak rambut Diah.

'Kayak nya mas Farhan sengaja deh nanya hal itu biar aku tau kalo Diah nggak suka sama Fenly. Tapi liat aja gue bakal usaha," batin Fina meyakinkan diri sendiri.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 03, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Garis cintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang