#GARIS_CINTA
#PART_72
*Sorry Typo 🙏🙏🙏
•
•
Sore ini Diah masih fokus mengerjakan tugas sekolah karena besok tugasnya harus di kumpul.
"Diah." Diah melirik kearah Shandy saat Shandy memanggilnya.
"Kenapa Bang?" tanya Diah.
"Eum Abang mau ngomong sesuatu sama kamu," ucap Shandy ragu-ragu.
Diah langsung menghentikan aktivitasnya lalu melihat kearah Shandy.
"Mau ngomong apa Bang kayaknya penting banget," tanya Diah.
"Diah Bang Sen bakal tinggal di rumah Bang Sen lagi sama Kak Melda," ungkap Shandy membuat air mata Diah langsung mengalir.
"Abang tau pasti Diah marah kan maafin Abang Diah," lanjut Shandy.
"Nggak Diah kecewa sama Bang Sen dan mulai sekarang Diah nggak mau ketemu lagi sama Bang Sen bahkan anggap aja kalo kita nggak pernah kenal!" teriak Diah yang langsung pergi.
"Bang Sen mau ngomong apa sih kok malah diem!" tanya Diah sambil menggoyangkan tangan Shandy membuat Shandy menggeleng.
"Bang Sen mau ngomong apa?" tanya Diah.
"Nggak ada kok Bang Sen nggak mau ngomong apa-apa cuma mau gangguin Diah belajar aja," jawab Shandy karena takut jika bayangan itu benar-benar terjadi.
"Apaan sih Bang," kesal Diah yang langsung merapikan buku-buku nya dan meninggalkan Shandy.
"Gimana Mas Shandy udah ngomong sama Diah?" tanya Melda yang menghampiri Shandy.
"Belum malahan tadi aku ngebayangin waktu ngomong sama Diah Diah nya marah dan nggak mau kenal lagi sama aku," ungkap Shandy.
"Berarti itu tuh petunjuk kalo kita itu nggak boleh pindah," tanggap Melda.
"Tetap nanti Mas bakal ngomong sama Diah. Tapi setelah acara ultah nya aja deh, " ucap Shandy membuat Melda mengangguk.
***
"Ra senyum dong jangan sedih terus," ucap Yanti yang kini ia, Mutiara dan Alun sedang berada di taman.
"Bener Ra senyum dong jangan sedih terus dan lupain Fiki," timpal Alun.
"Gimana gue bisa lupain Fiki? Semalam Fiki nembak gue dan tadi dia lebih milih Kya dibanding gue," ucap Mutiara dengan kesal.
"Iya iya kita paham kok Ra gue aja nggak nyangka banget kenapa sih Fiki bisa ngelakuin ini sama lo," ucap Yanti geregetan.
"Ya bisa lah kan mereka nggak punya hati," tanggap Alun.
"Siapa yang lo bilang nggak punya hati?" tanya Fajri yang baru saja datang bersama Fiki.
"Kalian lah siapa lagi," jawab Alun dengan sengit.
"Jaga omongan lo!" peringat Fajri.
"Kenapa yang gue omongin itu emang bener kok jadi buat gue jaga omongan," santai Alun menanggapi Fajri.
"Ra aku perlu ngomong sama kamu," ucap Fiki.
"Nggak!" tolak Mutiara.
"Bentar aja," ucap Fiki yang langsung menarik Mutiara untuk pergi.
***
"Diah kenapa kok cemberut gitu tugas sekolahnya sulit ya?" tanya Fina menghentikan Diah.
"Iya sih Kak tugas sekolahnya sulit. Tapi bukan karena itu," jawab Diah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Garis cinta
Krótkie Opowiadania#GARIS_CINTA #PROLOG * Sorry typo . . . Hay nama gue Diah, Diah Angelina Putri Kusuma. Gue punya lima saudara yaitu Bang Farhan Rama Kusuma ( Bang Han ), Bang Shandy Rama Kusuma ( Bang Shen ), Bang Gilang Putra Rama Kusuma ( Bang Lang ), Bang Ricky...
