[LOEN #2 | Ethan & Olivia]
Bermula dari bermusuhan menjadi selingkuhan. Begitulah hubungan yang terjalin antara Ethan Jasper Loen dengan Olivia Calista Loris. Lalu apakah mereka akan terus mempertahankan hubungan yang tidak jelas itu? Bagaimana cara...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
⋆༺𓆩☠︎︎𓆪༻⋆
Ethan dan Olivia terlihat bertengkar setelah sesi percintaan telah usai di sebuah gang kecil. Namun, sekarang keduanya berakhir berpelukan sampai salah satunya melepaskan diri karena merasa ada seseorang melihat aksi mereka.
"Apa kau sanggup berjalan?" tanya Ethan saat menopang tubuh Olivia yang hampir ambruk.
"Jangan sentuh aku," lirih perempuan itu sambil melepaskan diri, tak mau berdekatan dengan Ethan terlalu lama walau sejujurnya dirinya butuh penopang karena masih merasa lemas dan gemetar.
"Dasar keras kepala," gerutu Ethan sambil merunduk bersiap untuk membopong.
"Aku bisa berjalan sendiri," kata Olivia cukup tegas sambil memberontak dengan sisa tenaga membuat Ethan menghela napas.
"Setidaknya biarkan aku merangkulmu."
"Tidak usah."
Ethan pada akhirnya menyerah karena mendapat penolakan untuk ke sekian kalinya sehingga hanya bisa berjalan pelan di belakang Olivia. Sesekali ia akan membantu karena geregetan sendiri melihat Olivia yang berjalan pelan seperti siput.
"Apa yang kau lakukan?!"
Kembali terdengar suara tidak ramah Olivia karena merasa ada seseorang menyentuh bagian paha dalamnya.
"Jangan sembarangan membuang spermaku. Kau tahu sendiri aku membutuhkan tenaga ekstra untuk mengeluarkannya," bisik Ethan setelah mengelap cairan yang keluar di sela paha Olivia.
"..."
"Tidak mau berterima kasih padaku?" godanya membuat perempuan itu memalingkan wajah karena memerah malu. Biasa-bisanya Olivia tak merasakan apa pun di pahanya dan hampir mempermalukan dirinya sendiri di hadapan publik.
"I-itu memang tugasmu menghapus jejakmu di tubuhku," ucap Olivia sambil berjalan cepat namun tak bisa karena kakinya masih terasa gemetar.
Ethan hanya bisa terkekeh geli sambil membantu Olivia berjalan hingga mereka sampai di trotoar dan melihat keberadaan seorang lelaki yang familier.
"Maxime!"
Olivia memanggil lelaki itu dengan binaran di matanya sambil melepas rangkulan Ethan dengan paksa. Hal itu tentu saja membuat Ethan merasa kesal karena Olivia lebih memilih berlari tertatih meninggalkannya demi menghampiri lelaki bernama Maxime.
"O-olivia." Maxime terlihat gugup, khawatir kedua sejoli itu tahu bahwa dirinya tadi sempat mengintip apa yang mereka berdua lakukan di gang sempit itu.
"Maaf, aku pergi tanpa mengabarimu," ucap Olivia dengan ekspresi bersalahnya membuat Ethan yang sedari tadi memperhatikan menjadi semakin kesal karena dirinya tak pernah mendapatkan hal yang serupa dari Olivia.
"Aku khawatir sesuatu buruk terjadi padamu. Teman-temanku mengatakan bahwa kau pergi dibawa oleh seorang lelaki," ucap Maxime sambil melirik Ethan seolah menilai dan menyindir.