11. Lingerie (18+)

33.3K 436 0
                                        

⋆༺𓆩☠︎︎𓆪༻⋆

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

𓆩☠︎︎𓆪

Ethan dan Olivia terlihat berjalan cepat di sebuah pusat perbelanjaan seolah ada yang mengejar. Namun, kini mereka sudah berjalan santai setelah terbebas dari radar penglihatan seorang remaja lelaki bernama Erick yang merupakan adik dari salah satunya.

Setelah tersadar, mereka segera melepaskan genggaman tangan kemudian terlihat melirik sekitar karena salah tingkah.

"Ikuti aku." Ethan tanpa sadar kembali menggenggam tangan Olivia, mengajaknya untuk memasuki sebuah toko setelah ia melihat sesuatu yang menarik perhatiannya—sebuah manekin mengenakan lingerie.

Olivia yang hanya bisa mengikuti Ethan, seketika merasa malu setelah menyadari di mana dirinya berada saat ini. Ia sesekali berbisik pelan mengajak pulang, namun lelaki di hadapannya terlihat sibuk dengan dua buah lingerie.

Ethan melirik bergantian ke arah Olivia dan dua buah lingerie itu, mencoba mencocokkan ... mencoba membayangkan kain itu menempel di tubuh Olivia.

"Menurutmu, mana yang lebih cocok dengannya?" tanya lelaki itu pada salah satu pegawai perempuan yang sedari tadi menemani mereka.

"Hmm, keduanya terlihat cocok untuk kekasih Anda. Bagaimana jika kekasih Anda mencobanya terlebih dahulu?"

"Cobalah, Olivia," titah Ethan sambil menyerahkan kedua lingerie itu.

"Kenapa harus aku yang memakainya?" bisik Olivia agar tidak terdengar oleh si karyawan toko.

"Karena itu memang untukmu, sayang. Aku berniat membelinya untuk dinas malam kita," bisik Ethan lalu setelahnya menggigit bibir sambil mengangkat sebelah alis berusaha menggoda Olivia.

"Menyebalkan," desis Olivia sambil menghentakkan kakinya dengan kesal lalu segera memasuki sebuah ruang ganti.

"Kau bisa pergi. Jangan sampai ada yang mengganggu kami di ruang ganti itu,"
ucap Ethan kepada karyawan itu sambil menunjuk sebuah ruangan berukuran kecil yang dimasuki oleh Olivia.

"Katakan saja rusak atau sedang diperbaiki." Ethan lalu memberikan beberapa lembar uang berjumlah lumayan besar yang langsung diterima karyawan itu dengan senang hati.

Tok! Tok! Tok!

Suara ketukan pintu di ruang ganti membuat Olivia yang sudah setengah telanjang segera menutup asal dadanya dengan baju yang tadi dikenakannya. Ia pun mengintip dari celah pintu yang dibukanya karena ingin melihat siapa gerangan yang dengan berani mengganggu kegiatannya sedang berganti pakaian.

"E-ethan?"

"Sshh ...." Ethan mendorong pintu agar dirinya bisa masuk.

"Apa yang kau lakukan di sini?" bisik Olivia dengan ekspresi cemas membuat Ethan tersenyum kemudian bergerak memeluk dan meremas pantat sehingga terdengar suara pekikan pelan.

ScandalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang