[LOEN #2 | Ethan & Olivia]
Bermula dari bermusuhan menjadi selingkuhan. Begitulah hubungan yang terjalin antara Ethan Jasper Loen dengan Olivia Calista Loris. Lalu apakah mereka akan terus mempertahankan hubungan yang tidak jelas itu? Bagaimana cara...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
⋆༺𓆩☠︎︎𓆪༻⋆
Seorang perempuan muda memasuki area ruang makan seolah menyambut pagi yang cerah di hari itu. Kedua orang tuanya bahkan terkejut sekaligus senang mendapati kembali kehadirannya setelah absen sarapan bersama di ruang makan beberapa hari belakangan karena sakit.
"Putriku sudah tampil cantik pagi ini," puji sang ayah yang hanya dijawab dengan gumaman cuek olehnya.
"Aku ada kelas siang nanti."
"Kau yakin ingin kuliah?"
"Tiga hari sudah cukup untukku beristirahat."
Mendengar jawaban dari sang putri, Vander hanya bisa mengangguk. Ia percaya bahwa fisik Olivia sudah sembuh. Hanya saja ... dilihat dari mata sembab yang menunjukkan seperti sudah menangis semalaman, mungkin hatinya yang belum sembuh.
"Makanlah yang banyak agar kau cepat sehat. Hari ini menunya Risotto, makanan kesukaanmu," ucap Sarah yang hanya dijawab dengan gumaman oleh Olivia. Perempuan itu terlihat memakan sarapannya dengan tidak semangat membuat sang ibu menegur dirinya karena hanya mengaduk makanan tersebut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Oliva, kenapa diaduk terus? Bukannya kau tidak suka jika makanan diaduk?"
Suara teguran sang ibu membuat Olivia tersadar dari lamunannya. Otomatis ia melirik sarapannya yang sudah berpenampilan tidak sedap dipandang olehnya. Risotto kesukaannya terlihat berantakan seperti dicakar ayam. Terpaksa ia melahap sarapannya beberapa suap kemudian pamit kembali masuk ke kamar karena sudah tidak berselera makan.
"Sayang, apa yang sudah kau katakan padanya kemarin? Dia terlihat murung setelah kepulanganmu," tanya Sarah pada sang suami.
"Ehm, kau menyalahkanku?" goda Vander pada Sarah yang kelabakan berusaha maksud perkataannya.
"B-bukan begitu maksudku, sayang."
"Aku mengerti. Aku hanya menyuruhnya menyampaikan ucapan terima kasih pada Ethan. Mungkin dia sedang memiliki masalah dengan teman-temannya atau mungkin dengan ... Ethan sendiri."