26 | KEDATANGAN ANNA

83.5K 3.5K 15
                                        

-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


-

"Eh neng Anna. Mau jengukin abang ya?" goda Aditya.

Yaa Anna Nathania, masih ingat? Salah satu fans berat Nathan yang ngelabrak Elara dan telah membuat Nathan emosi karna sempat mengajak Elara ke club.

"Iya." Anna tersenyum paksa ke Aditya.

Sebenarnya Itu cuma alesan, tujuan Anna kesini karna dia tau dan yakin Nathan juga bakal ada disini.

Pandangan Anna tertuju ke Elara yang duduk diam di pangkuan Nathan.

Idih apaan main duduk di paha Nathan gitu? Batin Anna.

Seharusnya dia yang ada di posisi itu... bukannya cewe gak jelas itu. Huftt.

Elara memutarkan bola matanya malas. Begitu juga dengan Zara dan Karina yang juga sama membenci Anna.

"Makhluk jadi-jadian..." gumam Elara tidak suka.

Nathan mengernyit bingung. "Apa sayang?" tanya nya karna kurang denger.

Elara menggeleng dan tersenyum manis. "Gak ada."

Nathan mengangguk dan mencium lembut pelipis Elara.

Dan sedikit sebanyak membuat Anna semakin sakit mata dan juga samit hati. "Ehem Nat lo kok gak ke sekolah beberapa hari ini?" tanya Anna.

Nathan menaikkan satu alis nya, memangnya ada urusan apa dengan Anna kalau dirinya gak ke sekolah? Kepo amat jadi orang.

"Dia nemenin gue dirumah." Elara lah yang menjawab pertanyaan Anna, karna kalau diliat Nathan sama sekali tidak punya keinginan buat menjawab. Kan kasian Anna pasti merasa dikacangin.

"Nemenin lu?" tanya Anna kurang suka.

"Ya iyalah, pacarnya sakit. Nathan kan bucin. Mana mau dia tinggalin Elara sendirian." kini giliran Karina yang ikut memanasi.

"Nih gue bilangin ya Anna cantik, pak bos kita yang satu ini gak betah berjauhan sama Elara." jelas Devan, tangannya menepuk perutnya yang membuncit karna kekenyangan memakan makanan yang seharusnya untuk Aditya. Tch dasar.

"Gue ngerti kok, tu cewe kan bocil." ketus Anna.

Elara menggepalkan tangannya. Apa-apaan ngatain dia bocil?

"Maksud lo apa?"

Anna langsung terdiam saat Nathan bersuara. Mampus. Ia lupa Nathan gak suka kalau ada yang bicara buruk soal Elara.

"Eh err maksud gue..." Anna kehabisan kata-kata.

"Mumpung semuanya ada disini." Elara mengubah topik. Apalagi melihat Nathan yang sepertinya mulai tersulut emosi.

"Gue mau bilang, mumpung minggu depan kita bakal libur. Nathan ngajak kita liburan ke Thailand." Elara menjelaskan dengan tangan dikatupkan di depan dadanya.

"AAAA GUE MAU!"
"NICE"
"ALHAMDULILLAH REZEKI"
"Jadi gak sabar"

"Gue boleh ikut gak?" tanya Anna, pasti bakal seru kalau dirinya juga ikut. Apalagi disana ia bisa melihat Nathan sepuasnya.

Suasana yang riuh langsung sunyi. Semuanya pada terdiam, memandang Anna.

"Gak." jawab Nathan ketus.

Liburan kali ini, ia sudah menyiapkan tiket, penginapan dan juga jadwal mereka disana. Kalau Anna pengen ikut pasti semuanya bakal berantakan.

"O-Oh okay maaf. Gue pamit dulu, gue lupa ada urusan." Anna tersenyum pahit dan keluar dari ruangan itu.

Elara jadi kasian...

POSSESIVE NATHAN (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang