14 | BALAP

133K 5K 29
                                        

-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


-

VROOM VROOM

Bunyi berisik dan kuat beserta sorakan dari para geng motor menghangatkan suasana di arena balapan.

Cewe cewe dengan pakaian minim di merata tempat. Tidak sikit juga dari mereka yang minum minuman keras.

"Waaa..." Elara menatap kagum motor yang berderetan disana. Sekali pandang juga bisa tau harganya pasti mahal semua.

"Ra lo gak takut?" tanya Zara. Ia sedikit serem ke tempat seperti ini.

Rata rata yang ada di area balapan itu adalah cowo. Minuman keras dimana mana tidak lupa asap rokok menghiasi persekitaran. Ahh rasanya sungguh tidak nyaman.

"Santai aja kali Zar, lo liat deh. Banyak cogan woi." ujar Karina dengan mata berbinar.

Pria disana juga kebanyakannya mengenakan kaos hitam polos dipadankan dengan jacket leather menambah kesan badboy. Ahhh tipe Karina sekali.

Elara tampak mencari seseorang, lebih tepatnya mencari sang pacar. Ia dapat tau dari Karina kalau anak motor sering balapan disini setiap hujung minggu.

"Nathan mana sih?"

"Telfon coba." saran Zara.

"Ih gausah. Gue mau surprisin dia." tujuan Elara ke sini karna pengen melihat pacarnya sekaligus beri kejutan.

"WOI MINGGIR BALAPAN NYA MAU MULAI"
"KUMPUL KUMPUL"
"Gue vote Geng Aodra bakal menang"
"Black Rumble pasti menang gue yakin"

"Omaigad. Elara, Zara sini ke baris paling depan." Karina menarik tangan kedua sahabatnya itu.

"Ada apa sih Kar? Gangerti gue." bingung Zara.

"Hari ini anak Aodra sama Black Rumble lomba." jelas Karina.

Disana dua pria berjas hitam bersedia di starting line. Cewe memakai hot pants dan baju ketat memegang bendera hitam berdiri di antara mereka.

"Kar motornya kok mirip kayak Nathan punya?" tanya Elara. Ia hafal design dan bentuk motor Nathan, dan Elara yakin itu sama persis milik Nathan.

"Itu cowo lo geblek."

"WHAT?!" pekik Elara tidak percaya. KENAPA NATHAN KELIATAN SEKEREN ITU?!

"READY?! 1 2 3 GO!"

Sebaik saja bendera hitam itu dilemparkan ke udara. Motor tadi langsung melaju. Keduanya bersaing dengan kelajuan tidak manusiawi. Masing masing fokus menuju garis akhir.

Suara riuh penonton yang didominasikan suara perempaun begitu memekakkan, semua bersorak meneriaki dan menanti siapa yang bakal memenangkan lomba itu.

Bisa dilihat motor berwarna hitam milik Nathan semakin melaju dengan kecepatan yang tidak masuk akal. Membuat lawannya sedikit ketinggalan.

POSSESIVE NATHAN (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang