Kami tiba di area khusus untuk pertempuran. Area ini di desain sedemikian rupa hingga mirip dengan kota.
"Rimuru-san, kau terlihat keren dengan Costum itu!"
"Ah, Mido .... Riya?"
Apa-apaan dengan Costum nya itu. Sebelum mendaftar di sekolah ini, kami di perintahkan untuk menggambar desain Costum pahlawan sendiri. Sekolah akan membuatkan Costum sesuai dengan desain dan di desain sedemikian rupa agar tidak menghambat Quirk yang di gunakan.
Aku hanya memberikan desain pakaian True dragon ku, namun mereka membuatnya dengan baik. Hampir sama seperti aslinya.
"Ohh! Deku-kun, keren sekali."
Kami berbalik mendapatkan Uraraka yang memakai Costum nya juga.
"Ohh, semua orang terlihat sangat keren dengan Costum pahlawan yang di pakai!!" Sura All Might nyaring terdengar dengan senyum khas nya.
"Begini, ini adalah pertempuran dalam ruangan. Dalam ujian ini, kalian akan di bagi secara kelompok 'Penjahat' dan 'Pahlawan' dalam pertempuran dua lawan dua!! Dalam pertarungan ini tidak ada robot yang harus di hancurkan."
"Lalu, bagaimana cara penilaiannya?" Yao-momo mengangkat suaranya. Aku juga berpikiran sama dengan nya.
"Dalam pelatihan ini, para 'penjahat' akan menjaga senjata nuklir yang hendak mereka ledakan. 'pahlawan' harus segera menghentikan rencana jahat mereka sebelum terlambat. Kalau kelompok pahlawan berhasil menangkap kelompok penjahat, atau sampai di tempat nuklir sebelum waktunya habis, Mereka menang. Jika kelompok penjahat berhasil menangkap para pahlawan atau menjaga senjata nuklir hingga batas waktu yang di tentukan, mereka menang. Rekan tim dan lawan kalian akan di pilih melalui lotre."
Tim mulai di buat. Midoriya bersama Uraraka berada dalam tim A, sedangkan Todoroki ada di tim B bersama Mezo Shoji. Bakugou ada di tim D bersama Lida. Sedangkan aku ...
"Halo Rimuru-san, kau sudah mengenal ku kan. Aku Hagakure Togu. Seperti yang kau lihat, aku bisa menghilang."
Aku berada di Tim I bersama Hagakure.
"Jadi Quirk mu itu Invisibility, mohon kerjasamanya. Aku memiliki Quirk petir hitam, Quirk ini multi fungsi. Aku bisa menggunakan nya di tipe serangan jarak dekat maupun jauh."
"Ohh, hebat!! Jadi itulah kenapa kau bisa menandingi kecepatan Lida-kun saat itu."
"Umu."
Aku tidak tau harus melihat kemana ketika mengobrol dengannya. Tidak yang lebih penting lagi ada satu hal yang ingin kutanyakan padanya ...
"Hagakure ..., Kau tidak telanjang kan?"
"Ehe!!"
Aku bisa membayangkan kalau dia sedang menjitak kepalanya sendiri sambil menjulurkan lidah. Gadis yang menyeramkan.
"Lupakan saja, lawan kita adalah Todoroki dan Shoji dari tim B, Todoroki memiliki jangkauan serangan yang sangat luas. Sedangkan Shoji memiliki kekuatan fisik yang di atas rata-rata."
"Hoh, itu bahaya bukan. Mereka berdua kuat, jika mereka bekerjasama dengan baik, mereka akan sulit di hadapi."
"Mungkin ya, mungkin juga tidak. Kemungkinan besar yang akan menyerang hanyalah Todoroki, karena dia tidak terlalu dapat di andalkan untuk kerja sama. Jika mereka benar-benar bekerja sama, Todoroki mau tidak mau harus membatasi serangannya. Bukan hanya karena pertarungan di dalam ruangan, namun itu juga dapat menjadi bumerang untuk kawan nya sendiri. Tapi kembali ke awal. Todoroki tidak akan bekerjasama, dia terlalu tertutup kepada orang lain."
Selagi kami berdua berbincang, ternyata pertarungan Kacchan dan Midoriya sudah di mulai sejak awal.
"Wahh, Bakugou-kun benar-benar menakutkan. Ku pikir Midoriya-kun akan terbunuh ketika mendapatkan serangannya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Rimuru X Boku no Hero.
FantasyRimuru kembali ke bumi dengan cara yang tidak dia ketahui. Tapi, bumi itu bukanlah bumi yang dulu Rimuru tempati. Rimuru nerf. Rimuru Fem, karena female Rimuru de bes :v
