Chapter 47. 'Hero'.

1.6K 187 16
                                        

Sebulan telah berlalu semenjak festival budaya, tidak terasa kalau waktu sudah di akhir November. Dan kami mulai menyambut awal Desember. Cuaca juga mulai semakin turun, aku juga membuat desain kostum pahlawan ku. Hanya agar hangat ketika di pakai. Menggunakan lengan panjang yang tersambung menutup dada. Juga menggunakan jubah putih polos.

"Costum Rimuru-san hanya berubah sedikit ya." Ucap Ochako.

Kami berlatih seperti biasanya di USJ. Entah itu misi penyelamatan, maupun pertempuran. Bagaimana caranya melakukan sesuatu di berbagai situasi. Cara penanggulangannya. Cara tercepat namun efisien. Berlatih seperti biasanya.

"Yah, aku hanya menambah kan lengan panjang nya saja. Jadi itu akan sedikit membuat tubuh ku hangat. Yang lebih penting. Toru, kau tidak kedinginan?"

"Aku sangat kedinginan!" Balasnya, namun dia tetap membalas dengan suara ceria seperti biasanya. Yah, kalian sudah tau kalau dia telanjang.

Setelah semua sekolah selesai, sudah seperti kegiatan rutin. Sebelum tidur kami selalu berkumpul di ruang tamu untuk mengobrol, ataupun bercanda. Kalau tidak salah, aku mendengar dari Midoriya kalau Eri-chan juga tinggal di asrama sekolah. Mungkin nanti aku akan mengunjungi nya.

"Achoo!"

Berisi dari Tokoyami benar-benar menarik perhatian.

"Kau tidak apa-apa? Apa kau terkena demam?" Tanyaku yang sembari meminum teh buatan Yao-momo.

"Tidak, tidak apa-apa. Hanya saja selaput lendir ku sedang bekerja." Balas Tokoyami.

Apa-apaan itu ...

"Oh, apakah benar yang di katakan mereka? Kalau kau punya fans? Sama seperti Rimuru dan Yaoyorozu dong!?" Ucap Kaminari pada Tokoyami.

"Jangan mengejek nya, itu adalah hal yang patut di syukuri" balas Yao-momo yang duduk tak jauh dari sofa yang ku duduki.

"Tapi kau mempunyai beberapa fans kan, Tokoyami-kun? Lagian kau magang di tempat hawks."

"Aku tidak yakin, magangnya kan cuman sebentar." Balas Tokoyami.

"Kalau soal tempat magang, Rimuru paling di untungkan, kan? Dia magang di tempat Endeavor, tidak aneh jika dia mempunyai banyak fans." Sambung Kaminari.

"Aku juga sempat terkejut, padahal dia sendiri yang tidak ingin terlalu menarik perhatian. Tapi di antara kita semua, Rimuru lah yang masih paling terkenal." Lanjut Kirishima sambil menghela nafas.

"Mau bagaimana lagi, kan." Balas ku. Pengaruh Endeavor lebih besar dari pada yang ku pikirkan.

Kami berpaling bersamaan ke arah suara ketukan pintu asrama.

"Ah, mereka sudah datang. Semaunya, ayo kita sambut." Ucap Lida sambil berjalan menuju pintu.

Kami mendapat kabar kalau pussycats akan berkunjung meskipun hanya sebentar.

Tidak pernah berubah, mereka selalu memperkenalkan diri dengan gerakan yang aneh. Mungkin itu terlihat imut kalau di mata orang lain.

Bocah bernama kota yang sempat memukul masa depan Midoriya juga ternyata datang.

Pussycats, salah satu membernya. Ragdoll makan kehilangan Quirk nya, karena itu dia membantu di balik layar sebagai administrator grup pussycats.

Mereka juga memberikan informasi tentang Billboard chart pahlawan Jepang.

Besok harinya, kami menonton televisi bersama. Billboard chart pahlawan Jepang di adakan live di pagi hari.

Pahlawan no.10 the dragon Hero Ryukyu.

Rimuru X Boku no Hero.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang