Chapter 54. Makan di keluarga Todoroki.

1.5K 180 22
                                        

Hari ini, sudah dua Minggu semenjak Shoto, Midoriya, dan Kacchan magang di agensi Endeavor.

Besok juga aku mulai magang kembali bersama mereka, hari ini sudah malam. Jadi kami berisitirahat di ruang tamu asrama seperti biasa.

Karena penasaran dengan mulutku yang terus bergerak, Mina bertanya.

"Kau dari tadi makan apa? Apa itu permen karet!?"

Aku hanya mengangguk ringan sebagai balasan. Mina menatapku, beberapa gadis lain juga sama.

"Kalian mau?"

Mereka tanpa sungkan mengambil masing-masing satu permen karet.

"Uwahh, manis." Ucap Toru.

"Yah, manis di awal tapi pahit di akhir." Balasku. Sembari membuat balon untuk mengakhiri ini, aku membuang bekas permen itu ke tempat sampah.

Ke esokan harinya, kami lanjut magang di Endeavor agensi seperti biasa.

Namun hal yang berbeda adalah, sore harinya. Endeavor mengundang kami ke rumahnya untuk makan malam, itu juga keinginan dari Fuyumi-san yang ingin bertemu dengan teman teman nya Shoto.

Karena jumlah kami yang kelebihan orang sehingga tidak muat di mobil pribadi Endeavor, jadi dia menggunakan mobil yang cukup besar kali ini. Aku berada di kursi paling belakang, sementara Midoriya dan Kacchan di tengah, dan Endeavor di depan bersama Kuruma-san.

Deg deg deg deg deg deg.

Jantung diamlah. Sedari tadi, aku hanya memandang ke arah luar jendela. Dengan jantungku yang selalu berdebar entah kenapa, aku malah khawatir dengan kondisi tubuhku. Lagian, kenapa aku harus duduk bersama Shoto?

"Kau tidak apa-apa?" Suara Shoto terdengar khawatir, aku yakin dia saat ini sedang menatapku.

"Aku ..., Baik-baik saja ..."

Tolong jangan bicara padaku.

"Jangan terus bergeser, kau sudah ada di ujung pintu."

Apa itu masalah bagimu? Aku hanya ingin sedikit menempel dengan pintu keluar, bukan berarti aku berniat menjauhi mu.

"Ohh ..."

Entah pikiran ku saja atau bukan, tempat belakang ini sempit sekali.

"Masih ada ruang di kursi tengah." Suara Shoto kembali terdengar, mungkin dia berbicara seperti itu karena melihatku yang terus bergeser hingga mentok ke pintu keluar.

Ini semua salah Endeavor, kenapa juga dia malah menyuruh ku dengan Shoto duduk di kursi belakang. Kan suasana nya menjadi canggung di sini. Midoriya juga yang merasakannya malah tidak ingin membuka pembicaraan. Sedangkan Kacchan tidak perduli dengan lingkungan sekitarnya.

Juga, mau sampai kapan kita ada di dalam mobil? Kenapa menuju rumah Shoto saja membutuhkan waktu yang sangat lama di bandingkan sebelumnya! Apa Kuruma-san mengambil jalur lain? Sepertinya tidak, ini masih jalur yang sama dengan terakhir kali aku mengunjungi rumah Endeavor.

"Rimuru–."

"WAAHHHH!!"

Jantung ku hampir melompat keluar karena terkejut, semua orang menatapku, begitu pula Endeavor dan Kuruma-san yang melihat melalui pantulan kaca spion tengah.

"J-Jangan tiba-tiba menyentuh ku."

"Tidak, maksudku ... Maaf."

Ada apa dengan ku hari ini. 

"Aku hanya merasa kau sedikit aneh akhir-akhir ini."

Aku masih bertindak seperti biasanya. Sial, aku pusing karena terlalu lama di dalam mobil ini.

Rimuru X Boku no Hero.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang