Hari kedua pukul 5.30 pagi, hari pelatihan pertama kami akhirnya di mulai.
"Hoaamm ..., Aku ingin tidur." Toru yang ada di sebelahku terkulai lemas, biasanya dia yang paling girang di antara perempuan lainnya bersama Mina. Tapi Mina juga sepertinya sama, karena pelajaran tambahan dia juga sama tidak berenergi seperti Toru.
Penjelasan dari Aizawa-sensei adalah pembahasan tentang Quirk kami yang tidak mengalami perkembangan, mungkin pengalaman dan juga cara berpikir kami sudah berkembang secara teknis. Namun penggunaan Quirk kami tidak berkembang sama sekali, karena itulah pelatihan kali ini akan berpusat untuk perkembangan Quirk masing-masing murid.
Setelah penjelasannya, kami mulai mendapatkan pelatihan masing-masing dengan cara yang berbeda. Hampir sama dengan Shoto yang mengeluarkan Quirk api dan es nya secara bergantian dengan cepat, aku juga di suruh melakukan hal yang sama agar terbiasa menggunakan kedua Quirk tersebut. Meskipun sudah terbiasa.
Seluruh murid juga sibuk dengan kerjaan nya sendiri.
Aku juga membiasakan diri untuk menggunakan petir hitam dan api hitam secara bergantian dengan cepat, tentu saja dengan jangkauan yang luas. Dari pada aku terlihat tidak berjuang sama sekali.
Yang penting sekarang kerjakan terlebih dahulu.
Pukul 16.00
Akhirnya pelatihan selesai dan kami di berikan.
"Nah, seperti yang kubilang kemarin 'Hari ini adalah hari terakhir kami membuat makanan'" Ucap Pixie-bob
"Jadi, kalau mau makan buat sendiri sana!! Kare!!" Lanjut Ragdoll.
Di atas meja depan mereka, sudah tersedia bahan-bahan mentah untuk kami masak. Kare ya.
"""Baik ...."""
"Hahahaha, semuanya kelihatan lesu ya! Tapi jangan jadi alasan untuk malas-malasan kerja ya!"
Dengan begitu, setelah mandi bersama kembali. Kami mulai menyiapkan kare untuk kelas B dan juga A. Benar juga, di pelatihan sebelumnya kelas B juga bergabung bersama kami. Jadi kami saat ini membuat makanan bersama.
Suasana saat membuat ini, menurutku lebih menenangkan di bandingkan sebelumnya. Karena kami juga banyak berbincang banyak hal, membuat kami jauh lebih dekat dari sebelumnya, bukan hanya dengan kelas A namun juga kelas B. Meskipun siswa bernama Monoma itu sedikit menyebalkan. Dia selalu membanding bandingkan antara kelas A dan B.
Yah, meskipun menyebalkan, dia bukan orang yang jahat dari penjelasan Kendo yang telah membuatnya ... Pingsan?
"Ugh ..."
"Eh? Ada apa Rimuru-Chan? Apa kepalamu sakit?" Toru yang sedang bekerja mengupas sayuran bertanya kepadaku.
"Tidak ada ... Aku tidak apa-apa."
"Sepertinya tubuhmu masih belum sembuh sepenuhnya, lagian latihan hari ini cukup berat. Jadi cobalah untuk istirahat lebih banyak." Yao-momo mengambil pisau ku yang sebelumnya aku gunakan untuk memotong bahan-bahan makanan.
"Tidak, bukan seperti itu. Sakit kepala ini memang sesekali muncul." Aku kembali mengambil pisau yang telah di rebut Yao-momo, meskipun aku berterimakasih atas kekhawatiran nya. Namun aku baik-baik saja.
"Benarkah Kau baik-baik saja? kau sempat bilang saat itu kalau kau mengalami demam bukan?" Tanya kembali Toru.
Tidak, demam saat itu adalah murni kebohongan. Namun entah kenapa itu bekerja di situasi kali ini.
"Aku yakin aku sudah sembuh."
"Benarkah?"
Sudah ku bilang aku baik-baik saja! Harus ku katakan berapa kali sih!?
KAMU SEDANG MEMBACA
Rimuru X Boku no Hero.
FantasyRimuru kembali ke bumi dengan cara yang tidak dia ketahui. Tapi, bumi itu bukanlah bumi yang dulu Rimuru tempati. Rimuru nerf. Rimuru Fem, karena female Rimuru de bes :v
