Hari pertama libur, aku jadi tau maksud dari kedatangan Yao-momo dan yang lainnya. Mereka mengundang ku untuk bermain ke mall. Tapi, karena kondisi mentalku yang buruk (bagi mereka) akhirnya kita bermain besok harinya.
Meskipun aku sudah bilang untuk jangan terlalu memikirkan ku, mereka tetap enggan dan tanpa persetujuan merubah jadwalnya menjadi hari libur yang kedua.
Karena tidak ada pilihan lain, aku hanya bisa mengikuti mereka. Padahal aku ingin bersenang-senang bersama kasur-chan miliku.
Dan hari ini, sekolah kembali di mulai. Karena cuaca hujan, aku memakai payung di perjalanan. Cuacanya benar-benar dingin.
Setelah sampai di sekolah, menyimpan payung di tempatnya. Aku berjalan menuju kelas setelah mengganti sepatu ku.
Hanya beberapa orang yang hadir, dan lebih mengejutkan nya lagi adalah Lida yang belum datang. Biasanya dia selalu datang lebih awal.
"Kacchan Ohayo."
" ... "
Yah, seperti nya dia sedang dalam mood buruk, jadi lebih baik pergi sesegera mungkin.
"Todoroki Ohayo."
"Ah, Ohayo."
Beberapa teman sekelas juga menyapaku, terutama para gadis yang sudah menghabiskan hari libur kedua bersama. Membuat pertemanan kami lebih dekat lagi.
Setelah semua murid berkumpul, akhirnya pelajaran pertama di mulai. Aizawa-sensei masuk tanpa perban yang sebelumnya mengelilingi wajahnya.
"Sudah waktunya untuk memutuskan siapa nama pahlawan kalian."
"YEEAAHHHHH!!" Kelas bersemengat ketika Aizawa-sensei mengumumkan hal tersebut.
"Ini ada hubungannya dengan berkas nominasi yang di buat para pahlawan pro. Nominasi ini akan benar-benar di nilai lebih setelah kalian mendapatkan lebih banyak pengalaman, dan setelah adaptasi serta kemampuan bertarung kalian telah di nilai selama tahun kedua dan ketiga kalian nanti. Dengan kata lain nominasi yang kalian dapatkan tahun ini, lebih seperti kesan atau 'ketertarikan' terhadap potensi masa depan kalian. Namun sudah biasa bila ketertarikan kalian bertahan hingga lulus, atupun hilang begitu saja."
"Jadi, nominasi yang kami dapatkan seperti tolak ukur?"
"Benar. Nah, ini dia hasil nominasi nya."
Nominasi untuk kelas 1-A. Todoroki berada di urutan pertama, aku berada di urutan kedua sedangkan Kacchan berada di urutan ketiga. Hasilku dengan Todoroki hampir sangat tipis.
"Biasanya hasil nominasi lebih seimbang, namun tahun ini. Semua tertuju kepada ketiga orang ini."
"Jelas sekali! Sama halnya dengan hitam dan putih." Kaminari berkomentar sambil menghela nafas.
"Hebat Todoroki, kau di urutan pertama. Sepertinya dirimu lebih menarik dari pada Kacchan."
"HAH!? ULANGI SEKALI LAGI!!"
"Salahku." Memberikan tanda piece perdamaian kepadanya, akhirnya Kacchan kembali berbalik menghadap depan dengan kesal.
"Tidak terlalu berbeda jauh denganmu."
Jadi alasan kami disuruh memikirkan nama pahlawan kami sendiri adalah karena kami akan melakukan praktek magang ya. Nama pahlawan ya .., aku tidak pernah memikirkannya sama sekali
"Nama yang akan kalian putuskan sekarang, adalah nama yang akan diketahui di seluruh dunia. Pokoknya nama ini akan terus melekat kepada kalian meskipun kalian sudah menjadi pahlawan pro." Midnight-sensei tiba-tiba masuk ke dalam kelas dan memberikan penjelasan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rimuru X Boku no Hero.
FantasiRimuru kembali ke bumi dengan cara yang tidak dia ketahui. Tapi, bumi itu bukanlah bumi yang dulu Rimuru tempati. Rimuru nerf. Rimuru Fem, karena female Rimuru de bes :v
