Chapter 24. Penyelamatan.

2K 207 37
                                        

"Mnrrr!! Rrr! Mmfffrr!!"

Suara apa itu, aku yakin pemilik suara tersebut sedang di tutup mulutnya. Sepertinya aku pingsan sebelumnya. Saat aku membuka mata, itu masih sedikit tidak fokus. Aku duduk di kursi, namun tidak dapat bergerak. Tangan ku di ikat, kaki ku juga. Begitu pula dengan tubuhku.

"Mrrrr!! Nmmrrrr!!"

Kacchan! Kondisinya sama sepertiku, namun mulutnya di tutup. Ada besi juga yang menutup telapak tangannya.

"Mmrrrr!! Nmmrrr! Ferrrr!! Grrrrr!!"

Kau bicara apa? Tapi jika di lihat dari ekpresi nya, dia seperti bertanya kenapa aku juga ada di sini. Ruangan ini, seperti bar. Apakah ini markas dari asosiasi penjahat? Kemungkinan besar seperti itu.

"Kacchan, kau baik-baik saja?"

"Mrrrr!! Nmrrrr Mffferr!"

"Ngomong-ngomong sudah berapa lama aku pingsan?"

"Mrrr!!"

"Begitu, satu hari ya."

Ah, aku baru ingat bagaimana aku di tangkap. Mana tau kalau Quirk pria yang bernama Mr. Compress itu dapat menyegel target yang di sentuhnya, ku pikir dia penyerang jarak dekat.

"Sudah bangun?"

Ohh, aku baru menyadari kalau ada orang lain di sini. Shigaraki Tomura, dan ... Siapa mereka.

.

.

.

.

Di sisi lain daerah rumah sakit.

All Might dan detektif Tsukauci sedang berjalan menuju ruangan pasien murid yang sudah bangun.

Mereka membuka pintu, terlihat di sana Yaoyorozu.

"Apakah itu benar? Kau mengetahui letak para penjahatnya!?" All Might menghampiri Yaoyorozu.

Yaoyorozu menatap All Might, lalu menceritakan apa yang terjadi saat di kamp pelatihan sebelumnya.

Flashback.

Saat uji nyali akan segera di mulai, entah untuk tujuan apa Rimuru menghampirinya.

"Yao-momo, bisakah aku minta bantuan mu?" Aku menghampiri Yao-momo.

"Tentu, apa itu Rimuru-san?"

"Kau tau, aku ini sangat takut dengan hal-hal gelap dan mistis. Jadi aku takut kalau nanti aku malah akan berlari dan tersesat di hutan."

"Eh, benarkah? Tapi kau tidak perlu khawatir, Ragdoll dengan Quirk miliknya dapat mendeteksi seratus oleh dalam jangkauan yang luas, jadi semuanya pasti akan baik-baik saja."

"Nah, itu memang sesuatu yang bagus untuk di dengar. Namun kau tau sendiri Quirk miliku dapat meningkatkan kemampuan fisik sekaligus kecepatan. Jika aku terlalu takut, aku takut malah akan berlari jauh keluar dari jangkauan Quirk Ragdoll. Karena itu untuk berjaga-jaga, aku minta alat pelacak untuk lebih aman. Tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga. Tidak ada salahnya untuk sedia payung sebelum hujan kan?"

Yaoyorozu berpikir, memang itu terdengar masuk akal.

"Aku mengerti, kalau begitu aku akan membuatkan nya untukmu. Kau ingin di buatkan seperti apa? Gelang, atau cincin?"

"Kalau bisa yang tidak terlalu mencolok, dan ... Ini rahasia kita oke. Jangan sebarkan kepada yang lain jika aku benci hal-hal yang mistis."

Rimuru X Boku no Hero.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang