Ayah Pram balik lagi nih 💅
Jangan lupa vote dan komen 💗
Selamat membaca 🙏
-------
" Sebelah sini yah.. nah iku" Aluna meringis nikmat menikmati Pijatan lembut Pram di punggung nya,Tadi selepas Sholat Subuh Aluna merasa pegal di area punggung menjalar hingga ke pinggang membuat Pram yang tadi nya Ingin Mengurus Pabrik tertunda lebih dahulu saat Aluna Merengek.
"Makannya kalau ayah'Ngomong iku yo di denger " Ucap Pram setengah kesal saat melihat Aluna melenguh sakit dimana mana ini di karenakan Perempuan hamil itu nekat Mengurus rumah dari pagi hingga siang hari bahkan Pram sedikit bingung dengan Aluna yang hobi memindahkan beberapa barang seperti letak meja makan..lemari tempat piring dan lemari lemari lain nya.
"Mamah iku mudah bosan yah....Liat yang miring dikit saja Mamah ubah karena merusak pemandangan" Ujar Aluna memijat lutut nya sendiri.
"Yo tapi mamah iku harus Ingat.. mamah lagi Tua endak boleh Kerja Yang berat berat " Ujar Pram menempelkan beberapa salompas di tubuh Aluna.
"Yo wes... mamah janji iki terakhir kali nya Mamah mindahin barang " Ujar Aluna menyikap Daster Lengan pendek nya.
"Sudah ayah kerja aja sana... Mamah mau tiduran dulu " Ucap Aluna membenarkan posisi tidur nya,Pram Menganguk dan mendekati Aluna atau lebih tepat nya perut buncit Aluna.
" Halo halo "
"Endak usah di pencet yah...geli" Geplak Aluna pada tangan Pram yang menekan nekan perut buncit nya.
" Ishhh ayah'belum cukur kumis Yo?"
"Belum sempat mah " Ujar Pram menciumi perut Aluna,aluna berdecak malas
" Yo wes minggir dulu.. Mamah endak suka kumis ayah manjang gitu geli " Ujar Aluna mengambil alat cukur rambut dan kumis Milik Pram yang di Taruh di lemari rias Aluna.
" Ayah'hari mau kemana saja?" Tanya Aluna mulai memotong kumis Pram Dengan telaten.
"Rencana nya mau ke pabrik sama gudang..Udah lama endak kesana.. sekalian mau Ambil stok beras buat ibuk " ujar pram pelan yang di angguki Aluna.
" Aku nitip Durian yo Yah " Ucap Aluna mengelap sisa sisa rambut di bibir Pram Mengunakan spon khusus.
" Iki bukan musim durian loh Yangg "Ujar Pram melihat hasil Aluna yang mengcukur kumis nya
" Yo Usaha dong Suami ku" gemas Aluna memukul Dada Pram pelan setelah itu berjalan ke arah rajang untuk beres beres.
" Yo wes tak Carikan tapi kalau endak ketemu jangan Ngambek... Mamah kalau udah Ngambek bahaya'" Ujar Pram Mengabil Handuk putih dan berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri, Sedangkan Aluna setelah beberes kamar Ia melanjutkan kegiatan nya untuk membersikan dapur yang terlihat berantakan.
" Ma-mah" Panggil gendis yang sudah cantik Dengan pakaian renang nya menghampiri Aluna yang sibuk mengelap sisa saus di Lantai Kompor.
" Loh... Gendis mau berenang?" Tanya Aluna yang di angguki Anak itu.
"Tapi iki mendung loh dek" Ujar Aluna melihat ke arah luar jendela.
"Besok saja ya berenang nya?"
" Endak auuuu" Ucap Gendis Dengan gelengan kepala,Aluna menghela nafas Dengan tingkah anak kedua nya ini yang sedikit di luar nalar ada anak kecil seumur Gendis yang ingin berenang di pagi pagi seperti ini? Rasanya tidak ada kecuali Gendis.
" Berenang di kolam kamar mandi saja ya nduk? Air nya hangat kalau diluar iku dingin irhhh " Aluna mencoba negosiasi pada Gendis yang sudah cemberut Menatap nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Terjerat Cinta Mas Duda 🔞 (End)
Spiritual" Buk....mas Pram semalam megang dada ku" bisik Aluna di telinga Rahma, Rahma yang tengah menyusun piring itu melihat ke arah Aluna. Aluna dengan wajah memalas menatap ibu nya. " Terus kenapa toh nduk??" " Yo itu pelecehan bukk" Aluna merengek Deng...
