Selanjutnya

14.8K 755 16
                                        


Halo...
Ayah Pram balik lagi nih 💅💗
Jangan lupa vote dan komen 💗
Selamat membaca 🙏
-----












" Kamu hamil lagi Luna? " Aluna yang tengah Memijat betis nya itu menoleh Saat mendengar Suara Dari Renata Yang berdiri tegap di samping nya.
Aluna Menganguk Kikuk dan menjawab Iya.

" Endak bosen Kamu hamil terus? lihat Badan Mu Melar di mana mana...Mbo yo kalau orang iku jarak anak nya di perhitungkan dulu, Kamu..? Anak mu Masih kecil malah nambah anak lagi " Sarkas Renata menatap tubuh Aluna, Aluna mengerutkan dahi nya bingung.

" Loh emang nya Kenopo toh Tan kalau saya Hamil lagi? Wong Suami ku seneng apa hubungan nya dengan Tante?" tanya Aluna mengangkat alis nya,ia sedikit kesal Dengan Ucapan Yang di lontarkan Tante tertua Pram itu,Renata Memutar mata nya malas.

" Kamu iku Pasti memanfaatkan Uang Pram kan? Yo secara Pasti Pram iku mulai tua sedangkan kamu Makin menarik di mata orang "

"Maksud Tante iku apa?"

" Yo bisa saja kalau suatu saat Pram Pergi Kamu bakal ambil harta nya secara Kamu iku dari keluarg...."

" Ngomong iku di jaga Tante...Saya bisa aja laporin Tante ke mas Pram kalau seperti ini terus " Aluna menghentak kaki nya memotong ucapan Renata... Bahkan mata nya mulai memanas mendengar Tuduhan Renata.renata Memanyunkan bibir nya.

" Dasar istri tukang adu !!!! " Renata melangkah Pergi dari Aluna yang sudah berdiri bahkan ia sempat sempat nya menabrak lengan Aluna yang membuat perempuan hamil itu terdorong beberapa langkah. Hari ini  Di rumah sang mertua di adakan syukuran Sehabis panen yang selalu di lakukan oleh orang tua Pram maka dari itu Beberapa keluarga Dari pihak Pram datang termasuk Renata, Halaman rumah yang luas kini telah di pasang tenda dan beberapa kursi untuk para tamu yang hadir, Beberapa lauk pauk Yang sudah Matang Di sajikan dalam wadah dan di susun di atas meja agar para tamu lebih leluasa untuk mengambil.
Aluna masuk kedalam kamar untuk memakai sedikit hiasan wajah'agar tidak terlalu Pucat semenjak hamil ia sedikit malas untuk memakai Bedak.

" Mamah sudah Makan? " Tanya Pram yang keluar dari kamar mandi Dengan badan yang hanya di tutupi Handuk putih.

" Belum Yah" Ujar Aluna

" Yo wes... Tunggu sebentar Ayah pake baju dulu terus ambilin mamah makan" Pram mengabil satu stel baju dan memakai nya..

"Endak usah Yah nanti saja sama yang lain" Ujar Aluna memakai lipstik berwarna nude.

" Ayah tau kalau mamah lagi lapar...Sudah tunggu di sini saja Ayah ambilkan makan dulu" Pram menaruh Handuk di atas kursi Bambu dan keluar dari kamar Untuk mengambil Aluna makanan,ya Pram Sangat tahu Jam jam Makan Aluna semenjak Aluna hamil anak kembar nafsu makan nya Bertambah 3 kali lipat Terkadang Bakso 3 bungkus saja masih kurang bagi Aluna, seharian Membantu Ibu ibu di dapur belakang Aluna hanya mengisi perut nya dengan nasi 2 kali saja Biasanya Walaupun sudah Makan Pagi Ia kembali melahap Cemilan atau jajan setelah itu ia kembali makan lagi.

" Iki mah makanan nya..Sini makan dulu" Pram yang datang membawa satu Nampan yang berisi Nasi dan lauk pauk itu berjalan ke arah dekat ranjang.

" Yo Banyak sekali Yah.." Ujar Aluna mendekati Pram yang sudah duduk lesehan di lantai.

"Dak papa...Ayah tau Kalau Mamah sudah lama endak masak ayam gulai ini Ayah bawakan Bagian dada kesukaan mamah" Pram mengabil piring dan menuangkan nasi .

" Sini biar Mamah aja yah...Ayah diem aja" Aluna mengambil alih Piring di tangan Pram dan mengambil nasi kembali dan lauk pauk.

"Mamah suap aja Yah.."

" Boleh Mah, Mamah duluan saja..Anak Ayah Pasti udah laper banget Ya." Pram mengelus Perut Aluna yang sudah tampak membuncit itu, Akhirnya Mereka berdua melahap makanan yang Pram ambil dari luar.
Acara syukuran  Berjalan Dengan lancar Kini Beberapa Tamu Mulai menikmati Santapan yang telah di buat oleh para ibu ibu.

" Duduk aja Teh.. Yang ini biar Panitia aja yang angkat" Ica menghentikan Tangan Ica yang berniat ingin Mengambil Beberapa piring kotor Yang tercecer.

" Duduk sini yuk Teh..kita Makan dulu" Ica menarik lengan Aluna untuk Duduk di salah satu kursi Terlihat di sana Ada Beberapa Keluarga Pram termasuk Renata.

" Aduh Bumil Dateng sini duduk" Ujar Tante Pram menepuk kursi yg kosong di sebelah nya, Aluna lantas ikut bergabung.

" Sudah makan?" Tanya Seruni yang menyuapi Gendis Nasi bercampur dengan lauk itu,Hal seperti membuat hati Aluna sedikit Berbunga ia menggeleng cepat dan bersandar setelah itu ia kembali melihat Renata yang Yang Tengah mengunyah Makanan Dengan wajah datar.

" Yasudah Makan dulu...Terus iku Istirahat" Seruni menunjuk Piring kosong Dengan dagu nya menyuruh Aluna  untuk mengisi perut nya,Lantas aluna memajukan tubuh nya mengambil nasi dan lauk yang sama seperti tadi sore ia makan bersama Pram.

" Loh..loh Bukan nya kamu iku sudah makan? Kok makan lagi?" Suara yang sangat menggangu pendengar Aluna itu kembali berulah, Aluna yang sudah membuka mulutnya itu lantas berhenti dan menaruh kembali sendok yang ia pegang ke atas piring.

"Loh.. kenapa emang nya?" Heran Cima Yang sudah selesai makan, Terlihat beberapa keluarga yang ikut makan terdiam mendengar ucapan Renata.

" Tadi dia Sudah makan...aku lihat Pram Bawa ke kamar, Emang nya kamu endak Kenyang?" Ayu yang Tengah mengendong Sepupu kecil nya itu menghela nafas.

" Itu kan tadi...beda sama sekarang... Sudah kamu endak usah urus Aluna " Ujar  Cima  sedikit kesal.

"Yo.."

"Sudah Buk...nanti jantung ibu kumat kalau sering marah marah " Ayu datang menenangkan situasi Ia mengelus bahu sang ibu yang ternyata belum bisa menerima Kehadiran Aluna di keluarga mereka.
Setelah Acara selesai...Aluna mengambil tas yang ia bawa di rumah mertuanya dan mengendong Gendis.

" Loh Mau kemana Mah?" tanya Pram yang baru saja masuk di dalam kamar Bahkan kemeja Hitam yang ia gunakan sudah terlepas, melihat Aluna yang begitu lantas membuat pram bertanya.

" Mau pulang...Zira mau nginap di sini " Ujar Aluna memperbaiki gendongan Gendis yang sudah tertidur nyenyak walaupun sedikit kesusahan karena tubuh gendis yang berisi.

" Endak jadi nginap? Kemarin Katanya mau nginap" Ujar Pram mengabil tas yang di pegang Aluna yang berisikan susu formula+ baju+ dan peralatan lain milik gendis.

"Pulang saja...Mamah kepengen nya tidur di rumah" Ujar Aluna mendahului Pram yang masih bingung, walaupun seperti itu ia tetap mengikuti Langkah Aluna yang semakin jauh.
Sesampainya di rumah Aluna menidurkan Gendis kedalam tempat tidur khusus untuk Gendis apa bila ia Gendis tidur bersama nya karena biasanya ia akan tidur di kamar Zira yang di lengkapi 2 kasur.

" Endak usah mandi mah... Sudah malam" Ujar Pram melihat Aluna yang sudah Menganti pakaian nya Dengan handuk.

" Cuma mau bersih bersih saja...Mamah endak suka tidur kalau lengket"

" Yo wes "

Setelah selesai bersih bersih Aluna melihat Pram yang sudah mandi mungkin suami nya itu mandi di Kamar mandi dekat dapur.

" Tadi Hp Mamah bunyi katanya Shoppe" Ujar Pram memberikan Hp milik Aluna, Aluna menerima nya dan  ikut bergabung di samping Pram.

"Iku apa sih Mah?" Tanya Pram risih dengan notifikasi Yang masuk di Hp milik Istrinya itu.

" Aplikasi belanja online Yah... Akhirnya di desa kita ada juga" Ucap Aluna senang melihat beberapa barang incaran nya, Pram menganguk dan memeluknya Erat Tubuh Aluna yang wangi.

" Awhh...endak usah di remas kuat kuat Yah..ngilu" Ujar Aluna saat Pram meremas dadanya kencang.

" Ayah kepengen Mah" Bisik Pram pelan menulusuri tubuh Aluna dengan tangan nya.

" Yasudah Tapi dk usah lama" Aluna menaruh hp nya di atas meja samping kasur dan melingkar kan tangan nya dileher Pram saat suami nya itu berada di atas tubuh nya.

" Maaf ya dek tidur nya keganggu ayah smaa Mamah mau pacaran dulu".

-----

Besok kita up lagi ya 2 part sekaligus 🥰
Dan malam ini duda seris 2 B akan Up So jangan sampe ketinggalan 😊


Terjerat Cinta Mas Duda 🔞 (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang