Ayah Pram balik lagi nih 💅
Jangan lupa vote dan komen 💗
Selamat membaca 🙏
---
" loh kok iso Mah? Terus iku motor nya gimana?" Tanya Pram Memijat kepala nya yang terasa berdenyut Melihat Aluna yang di antar pulang oleh perempuan Yang kebetulan Satu kampung dengan mereka.
"Yo gitu yah... motor nya iku di bawa ke kantor polisi katanya urus surat tilang disana" Ujar Aluna kesal menaruh plastik besar yang berisikan pakaian laundry di atas meja,Pram menghela nafas memijat pangkal hidung nya yang tidak gatal.
"Yo wes Ayah ke kantor polisi dulu...Iku gendis sama Zira lagi main di belakang Tolong di lihat" Ujar Pram masuk kedalam kamar Menganti pakaian nya setelah siap ia akhirnya berangkat menuju kantor polisi untuk mengurus motor yang di gunakan oleh Aluna, Motor butut Yang sayang nya ditilang Oleh polisi m
" Mamah.....Ini Ikan Kecil kecil nya mau di apa in?" Tanya Zira yang sibuk mengobok-obok Ikan hias kecil yang belum sempat di masukan dalam kolam.
"Mau di Taruh di kolam nduk... sudah iku ikan nya pusing" Ujar Aluna mendaratkan Pantat nya di atas kursi empuk yang ia beli beberapa hari lalu di on-line shop.
"Minta 4 Ya mah" Ujar Zira mengangkat ikan kecil itu dan memperlihatkan nya kepada Aluna.
"Mau di apa in to nduk" Tanya Aluna
"Mau main masak masak sama adek...Tapi mau masak ikan ini" Ujar Zira membuat Aluna Menghela nafas pelan.
" 1 Saja Endak Usah banyak banyak" Ujar Aluna mulai menjahit pakaian Pram yang sobek, Zira mengerucutkan bibirnya dan mengabil satu ekor ikan Kecil itu dan membawa nya kedekat Gendis yang sibuk menuangkan beberapa Bahan makanan seperti tepung,telur dan juga Masako kedalam satu Wadah bahkan tubuh gembul Gendis Mulai di penuhi oleh tepung.
" Dek...iki mbak bawa ikan...di goreng yo " Ujar Zira ikut bermain dan mulai melumuri ikan itu di dalam tepung dalam keadaan hidup.
" Au satu " Gendis mengangkat telunjuk nya menginginkan ikan seperti Zira.
" Endak Boleh... Mamah Marah Ambil Banyak banyak " Ucap Zira Menujuk ke arah Aluna yang sibuk Dengan jahitannya, gendis Menghela nafas kasar dan bangkit membawa Baskom Kecil dan menyerok ikan yang ada ada didalam baskom Hitam besar.
Gendis terkekeh menutup mulut nya saat Aluna Tidak menyadari hal yang dilakukan Gendis, dengan langkah pelan ia kembali mendekati Zira.
"Lihat...anyak kan" Ujar Gendis memperlihat satu baskom yang berisi ikan hias zira yang takjub Dengan adik nya itu lantas menyuruh Gendis untuk mengembalikan ikan itu.
" Endak auu..ini una endis" Elak Gendis saat zira Ingin mengabil Baskom yang ada di tangannya.
" Ayah Marah mbak endak Tangung jawab ya" Ujar Zira pasrah
"Ote " akhirnya setelah perdebatan panjang zira pun mengalah membiarkan gendis melumuri ikan hias yang baru di beli itu kedalam adonan tepung.
Setelah menjahit beberapa pakaian Pram, Aluna lantas memasak makanan untuk makan siang, persoalan Ingin mencoba Mixue baru yang baru buka di dekat Pasar, Aluna nekat membawa motor Butut suaminya kepasar Namun bukan nya mixue yang ia dapat Ia malah di tilang oleh pihak berwajib karena tidak memakai helm apa lagi dirinya tengah hamil besar seperti ini.
" Tahu nya ta sambel saja...bosan aku goreng ayam terus...tapi kalau endak masak Ayam gendis endak mau makan" Ujar Aluna sendiri mengiris beberapa Potong tahu dan mulai mengorengnya kedalam minyak panas dan memotong bahan bahan makanan yang lain seperti ayam dan sayur Mayur.
Tak terasa hari mulai Siang Dan Pram Telah selesai mengurus Masalah Motor nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Terjerat Cinta Mas Duda 🔞 (End)
Spiritual" Buk....mas Pram semalam megang dada ku" bisik Aluna di telinga Rahma, Rahma yang tengah menyusun piring itu melihat ke arah Aluna. Aluna dengan wajah memalas menatap ibu nya. " Terus kenapa toh nduk??" " Yo itu pelecehan bukk" Aluna merengek Deng...
