Juni 2022
Seseorang membuka pintu toko.
Wajahnya tidak begitu terlihat, karena tubuh kurusnya harus sedikit membungkuk untuk mendorong pintu kaca tersebut.
"Cari apa kak?" Sapa penjual yang bername tag Salma
"Head-
"Eh Sal" Ucap si pembeli itu kegirangan, tangannya langsung meraih tangan Salma lalu menggenggamnya erat. Mungkin jika tidak terhalang etalase ia sudah memeluk Salma.
"Apa kabar Sal?" tanya pembeli itu masih menggenggam tangan Salma.
Salma yang sempat nge-lag langsung kembali fokus dan merubah ekspresi wajahnya lalu tersenyum melihat teman lamanya.
"Baik ji. Kamu apa kabar ji?"
"Aku baik juga Sal. Hastagah, udah lama banget yah kita ngga ketemu" Ucap Enji kesenangan
"Haha iya yah ji. Kamu udah lulus kuliah ji?"
"Udah Sal. Tahun ini"
"Kamu juga pasti wisudanya tahun ini kan, ngga mungkin ngulang dong?"
"Aku ngga kuliah ji"
"Enggak, ngga mungkin, aku ngga percaya"
"Aku kerja ji"
"Iya aku tahu kamu sekarang kerja. Tapi ngga mungkin kamu ngga kuliah. Kamu pasti kerja sambil kuliah. Seorang Manda ngga mungkin ngga kuliah dong. Aku ngga akan percaya"
"Ngga ada biaya ji" Ucap Salma berusaha tersenyum.
"Bukannya kamu udah daftar Bidikmisi Sal"
"Yaaa gitulah ji. Ngga ada rezeki aja buat kuliah"
"Eh, tadi kamu mau beli apa ji?"
"Oh iya. Headset Sal"
"Yang kabel atau bluetooth?"
"Kabel aja Sal, bluetooth kadang suka lupa nyarger"
"Mau yang pake karet atau yang ngga ji?"
"Kalo ada ngga usah yang pake karet ya Sal, soalnya aku lebih nyaman yang kayak bawaan hp ituloh"
"Ooh oke oke aku paham"
"Bentar aku ambilin ya"
"Oke Salll"
Tidak lama kemudian Salma kembali dengan membawa barang yang dicari temannya itu.
"Ini ji, ini yang paling bagus. Mau dicoba dulu?"
"Ngga usah Sal, aku percaya sama pilihan kamu"
"Heeleh"
Si pembeli tersenyum.
"Berapa Sal?"
"80 ji"
"Ini Sal, makasi banyak yaaaa" Ucap pembeli itu langsung berlalu dengan tangan melambai
"Bentar kembaliannyaaaa"
"Buat kamu. Bye Sallll" Ucap pembeli itu melambaikan tangannya lagi.
Salma pun dengan ragu melambaikan tangannya juga.
Seperginya teman sebangku olimpiadenya itu. Salma merenung.
Ia kembali teringat dengan semuanya. Impiannya yang dulu, kesenangannya dalam belajar, bagaimana ia memulai, bagaimana ia gagal dan Janjinya kepada Almarhum Ayahnya. Semua seketika terlintas dipikirannya.
###
Cukup lama ia merenung, sampai-sampai ia tidak sadar.
Waktu menunjukkan pukul 6 sore.
"Aku pulang duluan ya guyss" Pamit Salma kepada teman-teman kerjanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PHONE PROMOTER
RandomDisaat kamu berfikir ingin memberikan yang terbaik, kamu malah menjadi yang terburuk.
