X! Girlfriend II

8.9K 405 0
                                        

Keesokan harinya Gabby bekerja seperti biasanya, tidak memikirkan ucapan Gavin di lift kemarin. Karna semakin Gabby memikirkannya, semakin Gabby tidak paham maksud ucapan Gavin. Karna tanpa memikirkan hal itupun dia sudah pusing memikirkan pekerjaannya.

Dia berjalan keluar dari ruangan Gavin setelah mengambil beberapa laporan.

Saat di luar dia melihat perempuan yang pernah dia lihat di mall, berada di kantor sedang berjalan menuju ruangan Gavin, Gabby hanya tersenyum lalu melenggang pergi. Namun sebelum itu, lengan Gabby lebih dulu dicekal oleh perempuan itu lalu menariknya sedikit menjauh dari depan ruangan Gavin.

"E-eh mba kenapa ya"

"Lo udah rebut pacar gue!" Sentak Arsila sembari menghempaskan lengan Gabby yang Arsila pegang.

"Pacar mba? Yang mana?"

"Gavin itu pacar gue!"

"Ooh pak Gavin" Gabby mangut mangut santai.

Arsila kesal melihat respon santai Gabby, dia hendak menampar Gabby. Tetapi karna reflek Gabby yang bagus dia berhasil menghindar.

"Eh mba tenang dulu" Ucap Gabby bingung dengan situasi.

"Lo ngaku! lo jadi orang ketiga di antara gue sama Gavin kan?"

"Loh, sejak kapan?" Gabby malah balik bertanya dengan wajah bingung.

"Ngaku, bukan malah balik tanya!"

"Yakan saya gatau mba, makanya nanya"

"Jangan pura-pura gatau, lo pasti nyembunyiin sesuatu kan! "

"Hah?"

"Ck lo sering dianter jemput Gavin kan!?" Tanya Arsila setengah emosi.

"Oh iya mba, itu minggu kemarin"

"Nah kan! Berarti lo udah jadi selingkuhan Gavin!"

"Dianter jemput emang termasuk selingkuh mba?"

"Yaiyalah!"

"Sejak kapan mba?"

"Lo!" Tunjuk Arsila geram.

"Mba saya dianter jemput sama pak Gavin karna alasan pekerjaan, saya juga tidak ada niatan untuk hal-hal yang mba bilang tadi." Jelas Gabby.

Hening beberapa saat Arsila menatap Gabby dengan tatapan menela'ah, mencari-cari kebohongan yang Gabby ucapkan.

"Terus lo ngapain keluar dari ruangan Gavin hah!?"

"Oh itu, tadi saya ke ruangan pak Gavin cuma ambil laporan mba, nih buktinya" Ucap Gabby sembari mengangkat map laporan pekerjaan.

Dengan muka sebal, tanpa menjawab Arsila melenggang pergi kearah ruangan Gavin.

Gabby yang melihat itu hanya geleng geleng kepala. "Aneh"

To Be Continue
Chapter 25🧚‍♀️

Oh iya mau jelasin dikit! Jadi kan waktu itu Gavin anter jemput Gabby kan, nah Gavin beralasan anter jemput Gabby tuh emang karna pekerjaan. Kaya nanti telat mah terus hemat ongkos lah. Intinya sih Gavin modus tapi dengan alasan pekerjaan.

Nah si Gabby menjabarkan hal itu ya udah karna pekerjaan gaada hal lain, orang Gabby nya aja gaada perasaan kin. Eheq

<22.08 — 13 juni 2023>

Anti Romantic [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang