Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Arsila Artiva's life

6.9K 284 0
                                        

Arsila mengurung dirinya dikamar setelah Gavin berkunjung hanya untuk menuduhnya. Arsila meratapi hidupnya.

Dia menatap langit-langit kamar, sangat sepi. Setiap hari nya selalu seperti ini. Kedua orang tua nya selalu sibuk dengan urusan pekerjaan yang tidak kunjung usai.  Orangtua Arsila sering pergi keluar kota, dan pulang hanya untuk beristirahat sejenak.

Sedari kecil hidupnya kesepian, walaupun dia tercukupi secara materi. Namun dia kekurangan kasih sayang kedua orangtua nya.

Lalu dia bertemu dengan Gavin saat mereka masih kecil, orang tuanya bilang dia dan Gavin berjodoh.

Awalnya dia tidak mengerti maksud dari berjodoh yang orangtua nya katakan, tapi saat dia mulai beranjak remaja dia mengerti bahwa dia dijodohkan, lebih tepatnya dijodohkan untuk menitipkannya pada orang lain yang katanya adalah sahabat kedua orang tuanya.

Dan katanya lagi jika kita dijodohkan, orang yang menjadi jodohnya adalah miliknya. Maka dari itu saat dia memasuki SMA dia sudah mengklaim Gavin, bahwa Gavin adalah miliknya.

Dari awal dia mengenal Gavin, Gavin adalah orang yang cenderung kaku, dan tidak banyak bicara. Namun jika dia meminta apapun itu, Gavin selalu memberikan nya dan Gavin pun selalu berada di sisinya. Membuat dia ketergantungan akan kehadiran Gavin, dan mulai melupakan kedua orang tua nya yang jarang memperhatikannya.

Tapi semakin lama bersama Gavin, Arsila mulai menyadari, bahwa Gavin semakin berbeda padanya. Biasanya jika dia meminta sesuatu Gavin akan memberikan nya tanpa protes. Namun semakin lama jika dia seperti itu, Gavin selalu menatapnya muak walau tetap memberikan apa yang Arsila mau.

Walaupun Gavin sudah berbeda padanya, dia tetap menempeli Gavin. Arsila sudah ketergantungan akan kehadiran Gavin dalam hidupnya.

Kemarin pun saat orang tua Gavin ke rumahnya untuk memutuskan perjodohan mereka, orang tua Arsila berada di rumah. Mereka hanya diam dengan wajah kaku sembari mengiyakan putusan orangtua Gavin. Mereka tidak marah ataupun bertanya kenapa.

Arsila meremat rambutnya kuat, dia berteriak. Dia kesepian, sangat kesepian.

To Be Continue
Chapter 36✧

Aku jadi kasian sama arsila :(((

<22.26 — 17 juni 2023>

Anti Romantic [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang