ENHYPEN | GIRLS
Akhirnya yang cowok berhasil naklukin hati yang cewek
Note: ada baiknya baca yang S1 dulu biar tahu gimana susahnya anak-enak enha ngejar mbak crushnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Situation: ketika ceweknya sakit karena kedatangan tamu tak diundang
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sunghoon menyimpan kembali handphonenya ke dalam kantung celana. Katanya sih nggak pakai rem, tapi dia jalan santai sambil meneguk sodanya. Mari kita doakan supaya Hueningkai belum di-smack down oleh pacarnya.
"Eh! Eh! Anak orang, Soeun! Lepasinnn!"
Ternyata ucapan Hueningkai bukan main-main. Sunghoon melepaskan kedua tangan Soeun yang sudah terlilit di leher Hueningkai. Seram juga permainan perempuan ini, pikir Sunghoon.
"Kandangin kek cewek lo. Gue nggak ada salah apa-apa juga."
"Diem lo!"
"Eun, udah. Sini duduk aja. Tenangin diri lo."
Sunghoon menarik Soeun untuk duduk di kursinya, membukakan tutup botol minum milik Soeun supaya perempuan di depannya ini meneguknya. Selesai meminumnya, Soeun memberikannya kembali pada Sunghoon, tetapi dia tidak sengaja membuat tutupnya terjatuh.
"Caper banget sih lo," ucap Soeun sambil melihat tutup botolnya di lantai.
"Barang doang, Soeun. Jangan marah-marah terus, ah," Sunghoon mengambil tutup itu dan memasangkannya kembali.
Soeun memilih untuk berjalan keluar kelasnya. Setelah bertanya pada Monday, ternyata tebakannya benar, datang bulan. Sebelum terlalu jauh, Sunghoon berlari menghampiri Soeun.
"Kalau jalan tuh pakai mata! Jalan masih luas juga!"
Sunghoon menghembuskan nafasnya. Soeun biasa di matanya sudah sangat galak, bagaimana dengan saat ini? Super duper galak. Dirinya terlihat seperti kakak kelas tukang labrak.
"Soeun, udah. Maaf ya, Dek. Salah pacar saya."
Soeun memukul Sunghoon, "Kok lo malah nyalahin gue? Jelas-jelas dia yang salah!"
"Sensitif banget. Lagi datang bulan, ya?" Tanya Sunghoon. Mengalihkan topik supaya Soeun bisa lupa. Tangan si laki-laki merangkul yang perempuan.
"Iya! Masalah buat lo?"
"Nggak. Tapi, nggak baik marah-marah ke orang bahkan ke benda. Benda jatuh aja lo sewotin. Kalau mau marah sini ke gue aja. Mau lo pukul, tendang, juga nggak apa-apa."
Mendengar ucapan Sunghoon membuat Soeun terdiam. Sunghoon yang menyadari perubahan raut muka Soeun pun menatap perempuan itu. "Kenapa? Ada yang sakit? Badannya nggak enak?"
"Kalau gue pukul lo, nanti lo sakit."
"Ya, nggak apa-apa. Gue ikhlas asal lo nggak nahan sakit sendirian."
Sunghoon, kalau ceweknya lagi red day, ngalah biar nggak bikin ulah. Pasti nanti pacarnya juga jinak dengan sendirinya. Walaupun dia juga takut kalau kena amuk.