[complete,tamat]
kaveh yang pada saat itu adalah senior jurusan arsitektur di akademiya,nolongin junior yang lebih kecil darinya buat ngambil buku di rak perpustakaan,badannya sih kecil dan mungil banget,siapa sangka bocah kecil itu bakalan jadi puj...
alhaitham memeluk bukunya erat,hari ini adalah hari dimana kaveh,omega yang diam diam mencuri hatinya lulus.
saat alhaitham masih muda dia hanya mengira perasaan ini hanyalah perasaan yang salah.
namun saat dirinya mulai beranjak dewasa,dia mulai menyadari kalau dia sepenuhnya jatuh hati kepada omega pirang tersebut.
kaveh tak pernah menampakkan wajahnya di depan alhaitham semenjak kejadian itu.. alhaitham kelepasan dan hampir memperkosa kakak kelasnya.
alhaitham ingin meminta maaf tapi kaveh tidak pernah ada,dan menghindari keberadaannya.
hari ini dia memantapkan hati untuk meminta maaf kepada kaveh,dan memberinya beberapa buku yang berhubungan dengan jurusan arsi.
alhaitham hanyalah anak alpha yang kaku,dia tidak tau apa yang seharusnya di hadiahkan kepada omega itu,namun karena alhaitham seorang pembaca buku,dia akan menghadiah kan buku saja.
saat itu angin berhembus kencang,matanya menatap sosok pirang yang sedang dikerubuni banyak orang.yah,wajar karena seniornya itu populer dengan prestasi dan juga wajahnya yang cantik
dirinya juga populer kok,hanya saja dengan situasi yang berbeda.tidak ada yang ingin berteman dengannya hanya karena dia berdarah biru.
semua orang pasti berlomba lomba ingin mendapatkan kaveh,termasuk dirinya.
alhaitham tak berani menghampiri,sampai ketika kaveh hanya dikerubuni dua orang, alhaitham masih diam di tempatnya.
namun mata giok merah yang lentik itu bertatap dengan mata hijaunya,kaveh menyadari eksistensi adik kelasnya disini,namun alih alih mengucapkan sapa, alhaitham hanya di lewati begitu saja.
alhaitham harusnya tidak sedih kan?toh dia sudah sering di sakiti ayahnya dan bahkan kehilangan ibunya saat masih kecil.tapi kenapa dadanya sesak saat kaveh jelas jelas tidak menggangapnya ada?
bahu alhaitham bergetar, tidak! tidak! tidak ! seorang alpha bangsawan sepertinya tidak seharusnya menangis,apalagi karena seorang omega.
diam diam alhaitham mengusap air mata yang hampir turun,dan berjalan pulang kerumahnya.
flashback off.
"alhaitham?pak alhaitham?pak!" alhaitham lalu tersadar dari lamunannya. ahh, ingatan masa lalu.
"maaf,ada apa?"
"tolong tanda tangani berkas ini,dan ini pak" tangan alhaitham bergerak lihai menandatangani kertas kertas tersebut.
"selesai"
pria berambut merah itu berbalik menghadap alhaitham sebelum kembali meninggalkan ruangan itu.
"jangan khawatir,kekasihmu pasti baik baik saja" pria itu menutup pintu.
alhaitham yang mendengar itu menghela nafas. setiap orang yang keruangannya pasti akan mengatakan hal yang sama.
tapi hatinya tidak bisa tenang begitu saja.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.