--ENJOY YEOROBUN--
***
-tandai jika ada typo!
--Happy Reading--
~o0o~
"You can't be far from me, because you are mine..."
•
•
"Kai."
"Woi! Lo mikirin apa sih?!"
"Denger omongan gue gak?"
Kaili tersadar dari lamunannya, ia menatap wajah Clarissa yang sepertinya sedang kesal, "Emangnya lo ngomong apa?"
Clarissa berdecak kesal, ia sudah berbicara panjang lebar tapi ternyata sedari tadi omongannya sedikitpun tak didengar oleh Kaili.
Mereka bertiga sedang berada di kamar Kaili. Tadi disekolah mereka janjian untuk belajar bersama karena sebentar lagi mereka akan mengikuti ujian kelulusan, dan Clarissa yang menyarankan untuk belajar bersama sebab ia tak mau mendapatkan nilai yang rendah lagi.
"Lo ngelamunin apa sih? Sampe-sampe gak denger gue ngomong panjang lebar."
"Gak mikirin apa-apa."
"Kalo gak mikirin apa-apa, kenapa bengong?" tanya Pricilla yang sibuk dengan buku di tangannya.
"Siapa yang bengong."
Ceklek!
Pintu kamar Kaili terbuka, menampakkan Sera yang datang bersama bibi Lulu dengan membawa beberapa cemilan dan minuman.
Sera dan bibi Lulu meletakkan nampan yang mereka bawa di bawah sebab Kaili dan teman-temannya belajar sambil berselonjoran di lantai.
"Nih.. di makan ya, tante buat cemilan untuk kalian."
"Makasih loh tante, jadi gak enak ngerepotin tante gini," ucap Pricilla sungkan.
Sera tersenyum, "Gak ngerepotin kok. Yaudah dilanjutin lagi belajarnya, tante keluar dulu."
"Iya tante, sekali lagi makasih."
Sera dan bibi Lulu pun pergi meninggalkan mereka bertiga didalam kamar.
Kaili bangkit dari duduknya dan merebahkan tubuhnya diatas ranjang, ia menghela napas panjang yang tentu saja dapat terdengar di telinga kedua sahabatnya.
"Gue yakin lo pasti lagi mikirin sesuatu." ucap Clarissa seraya menyeruput minumannya, "cerita dong.. gue kepo nih."
"Mikirin ujian."
"Gak! gue tau lo bohong!"
"Darrel?" terka Pricilla.
Sontak Kaili mendudukkan dirinya saat mendengar suara Pricilla yang menyebut nama laki-laki itu, ia menatap dingin sahabatnya itu.
"Buat apa juga gue mikirin dia."
Drrtt.. Drrttt...
Dering telpon dari atas nakas mengalihkan perhatian mereka. Kaili merogoh benda pipih itu dan mengangkat panggilan tersebut.
"Apa?"
"Lagi ngapain?"
"Belajar."
"Dirumah? Sendiri?"
"Dirumah sama dua besti gue. To the point aja, ngapain nelfon?"
"Gak papa, kangen aja sama suara lo."
KAMU SEDANG MEMBACA
KAIDAR: Bad Couple!
Teen Fiction❌ PLAGIAT DILARANG MENDEKAT ❌ Calandra Kaili Mallory. Anak tunggal pengusaha sukses yang memiliki sikap kurang ajar dan tak terpuji. Ia tak suka diatur dalam hal apapun. Karena sikapnya lah sang Papa memutuskan untuk menjodohkannya dengan anak sahab...
