KAIDAR; FORTY NINE

2.9K 80 8
                                        

--ENJOY YEOROBUN--

***

-tandai jika ada typo!

--Happy Reading--

~o0o~

Dua hari kemudian...

Mobilnya terhenti karena lampu merah membuat Kaili berdecak kesal dengan memukul setir mobil, "sial!" umpatnya.

Pagi ini kelas XII IPS 2 ada pelajaran pak Bima, dan dalam pembelajaran kali ini mereka akan praktek renang. Ia merutuki dirinya sendiri sebab tidur terlalu larut semalam dan alhasil inilah yang terjadi. Kaili terlambat bangun. Bahkan sekarang ini sudah pukul 7.45 pagi, yang artinya ia sudah terlambat 30 menit dari dimulainya pembelajaran. Ditambah lagi sekarang Kaili terjebak di lampu merah yang membuatnya tak henti hentinya mengumpat dalam hati.

Kaili langsung menancap gas saat lampu berubah menjadi hijau. Ia melajukan mobilnya dengan terburu-buru melewati beberapa pengendara lainnya, Kaili yakin pasti sekarang gerbang sudah ditutup oleh pak Candra— satpam gerbang GHS.

****

Citt!

Benar prediksinya, gerbang sudah ditutup. Kaili turun dari mobilnya lalu melirik ke post tapi tak terlihat pak Candra disana. Gerbang di kunci namun tak ada yang menjaga.

Tak ada pilihan lain, kecuali dua opsi yang kini terlintas di otak Kaili. Opsi pertama ia harus memanjat gerbang tinggi di depannya itu agar bisa masuk atau opsi kedua...

Ia harus lewat gerbang belakang?

Tak ada pilihan lain!

Kaili terpaksa memilih opsi kedua karena tak mungkin ia akan memanjat gerbang dengan menggunakan rok yang terbilang cukup pendek seperti yang tengah ia kenakan saat ini.

Melangkahkan kakinya menyusuri samping gerbang depan menuju ke gerbang belakang Kaili terheran saat melihat kearah wadut. Sepi? tak ada satupun siswa disana. Apa mereka terjerat razia?

Mengalihkan pandangannya. Kaili bernapas lega saat melihat gerbang belakang hanya ditutup tapi tak dikunci. Tanpa pikir panjang ia langsung masuk saja. Kaili melangkah sepelan supaya tidak menimbulkan suara yang akan membuatnya tertangkap oleh OSIS ataupun pak Wisnu yang mungkin sekarang sedang patroli bersama dengan satpam depan.

"Mau kemana?"

Deg!

Langkah Kaili terhenti saat mendengar suara seseorang yang sangat familiar di telinganya.

Membalikkan badannya, ia memutar bola matanya malas saat mendapati pak Wisnu dan Alsaka berdiri tak jauh darinya.

"Kamu terlambat, Kai?"

Kaili berdecak kesal, "udah tau pake nanya!"

Pak Wisnu menggeleng-gelengkan kepalanya, "ikuti Alsaka, dia yang akan menghukum kamu."

"Tapi pak—"

"Nggak ada tapi-tapian," potong pak Wisnu cepat kemudian ia melirik Alsaka, "Bapak titip dia sama kamu. Bapak harus keliling lagi."

"Baik pak."

Setelah Alsaka mengatakan itu, pak Wisnu lekas pergi dari sana dan hanya meninggalkan Kaili bersama wakil ketua OSIS itu.

"Ikut gue."

"Sak!" Kaili mengikuti Alsaka yang melangkah duluan, "Sak... gue udah telat banget nih," ia melirik jam yang melekat di tangannya.

KAIDAR: Bad Couple!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang