Reval bergegas menyambar kunci mobilnya menuju Adriano Company.Setidaknya ia ingin bicara pada perempuan cantik yang baru saja membuat semua orang tercengang dengan hot news hari ini.
Didalam mobil,Rora mendapat telpon dari Daniel.
"Kak daniel.Gumam Rora saat melihat layar ponselnya.
Ya,ternyata Daniel,Rio serta Aska melihat berita pagi ini di Apartmen milik Aska.
"Bwahahahaha...gila sih rora...cadas banget.Kekeh Rio
"Hasil didikan gue.Ucap Aska.
Sementara Daniel hanya diam saja.Seolah ia tengah memikirkan sesuatu untuk perempuan itu,ia yakin pasti saat ini Reval akan pergi menemui Rora.
Daniel menyambar kunci motor sportnya,tak lupa dengan jacket boomber miliknya.
"Gue cabut.Ucap Daniel
"Mau kemana niel?tanya Rio yang tak mendapat jawaban dari Daniel.
"Daniel...
"Oiiii...teriak Rio kembali saat melihat Daniel mulai menstater motor sportnya.
"As...
"As...
"Aska...,sentak Rio kuat.
"Apaan sih njing! Sahut Aska
"Loe budek banget sih.Itu sih Daniel mau kemana ogeb?tanya Rio
"Bisa beneran dikit gak manggil nama gue! Kesal gue Tuhannnnn...punya temen paok kayak loe! Geram Aska.
"Bacottttt!!!! Ucap Rio
"Loe jawab dulu kek.Itu si daniel mau kemana?ulang Rio
"Mana gue tau Rio dodol.Gue bukan emaknya.Jawab Aska santai
"Njing! Nyesel gue nanya loe kalau tau jawaban loe buat gue naik pitam.Kesal Rio
"Bodo'amat Io.balas Aska.
●●●●●●●
Daniel memacu motor sportnya lebih cepat.Ia tidak ingin jika Reval lebih dulu bertemu dengan Aurora.Bukan karna Daniel ingin merebut Aurora dari kehidupan Reval,bukan.Hanya saja,daniel ingin Aurora memberikan sedikit pelajaran berharga buat sahabatnya itu.
Tak berbeda dengan Daniel,Reval tengah menancapkan gas mobilnya melebihi kecepatan rata rata.Ia harap,Aurora masih berada di Adriano Company.
"Cittttttt....
Suara decitan ban terdengar keras di aspal.
"Astaga....,pekik rora.
Rora keluar dari dalam mobil saat mobil yang ia naiki berhenti.
"Ya ampun kak Daniel.Ucap rora.
Daniel tersenyum nyengir sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Naik Ra.Ucap Daniel menyuruh rora untuk nik ke atas motornya.
Sebentar kak,mau bilang ke supir papa.
Daniel mengangguk.
"Pak,nanti biar saya telpon papa ya.Bapak pulang saja langsung.Maaf pak,sudah merepotkan.ucap rora.
"Baik mbak.ucap sang supir Valentino Ricardo sembari memutar arah mobilnya.
Rora pun bergegas naik ke motor Daniel.Tak banyak pertanyaan dari bibir mungil Rora,sebab Daniel telah menjelaskannya di telpon.
"Brummmm....
Daniel memacu motor sportnya.
"Pegangan di bahu kakak,ra.Ucap Daniel sedikit teriak.
"Iya kak.jawab Rora dengan sedikit teriak juga agar Daniel dengar.
Mungkin,kalau jantung rora bisa dilepas sebentar dari tempatnya,sepertinya hal ini akan dilakukan olehnya.Karna sejak tadi,ia merasakan Daniel terus saja memacu kecepatan motor sportnya.
Berulang kali reval menekan klakson mobilnya.
"Tinnnnnnn
"Tin....
"Tin.......
Reval menambah kecepatan mobilnya.Hingga ia sampai lebih cepat di Adriano Company.
Bergegas ia keluar dari mobilnya dan berlari masuk kedalam kantornya menuju ruang kerjanya.
"Brak.terdengar suara pintu ditutup keras oleh Reval.
"Rora....,panggil Reval.
Merasa tak menemukan aurora didalam ruangannya,reval kembali membuka pintu ruangannya.
"Kiara....teriak Reval memanggil sekretarisnya.
"Iy_ya pak.jawab kiara terbata.
"Mana istri saya! Bentaknya.
"Maaf pak,ibu langsung pulang setelah konfrensi pers.jawab kiara.
Reval masuk kembali ke dalam ruangannya.
"Arrrrrgggghhhh.teriak reval frustasi sembari memukul tembok ruangan kerjanya.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
AROGANTSI REVAL 2
Любовные романы"Lepasin tangan loe,niel.Ucap Reval saat melihat Daniel menarik tangan Aurora dengan lembut tepat dihadapan Reval. Daniel seolah menulikan telinganya dengan ucapan suami dari Aurora Ziffa Ananya yang tak lain adalah sahabatnya sendiri. Merasa ucapan...
