"Kalian boleh membukanya sekarang."
Setelah mendengar perintah dari Alexa, semua orang pun membuka benda persegi yang membuat mereka penasaran sejak beberapa saat yang lalu.
"Ada beberapa lembar kertas yang ada didalam amplop yang kalian pegang sekarang. Lembar pertama adalah clue atau informasi tersirat tentang salah satu hazard yang akan menjadi kakak pendamping untuk kelompok kalian." Alexa memberi penjelasan.
"Lembar kedua adalah teka-teki makanan yang harus kalian bawa besok pagi. Dan lembar ketiga adalah beberapa materi yang harus kalian pelajari, besok pagi kami dari hazard akan mengujinya. Apa ada yang ingin ditanyakan?"
Seseorang mengangkat tangan kanannya sebagai tanda interupsi.
"Interupsi, 1167. Lee Know. Teknik Arsitektur izin bertanya."
"Ya, silahkan." Balas Alexa.
"Dimana kami bisa mendapatkan materi-materi ini?"
"Kalian bisa membacanya di web resmi hazard Independent University, atau kalian juga bisa mencarinya di internet. Ada yang lain?"
"Tidak kak, terima kasih."
"Jika tidak ada pertanyaan lagi, Kak Lucifer akan menyampaikan sesuatu kepada kalian."
Lucifer berkata. "Ada satu tugas yang saya ingin kalian lakukan. Kumpulkan 250 tanda tangan senior yang ada di independent university. Laki-laki atau perempuan tidak masalah. Selama dia berstatus sebagai mahasiswa atau mahasiswi disini kalian boleh meminta tanda tangan mereka.
Kumpulkan 250 tanda tangan dalam waktu 3 hari dimulai hari ini setelah ospek hari pertama selesai. Apa ada pertanyaan?"
"Interupsi, 1295. Amelia Rahayu. Akuntansi Manajemen izin bertanya."
"Ya, Silakan." -Lucifer.
"M-maaf, tapi bukan kah 250 tanda tangan itu terlalu banyak? Kakak juga memberi kami waktu yang sempit, hanya 3 hari itu pun kami sudah menghabiskan setengah hari berada disini. Jadi, b-bisakan kami mendapat keringanan?"
"200 tanda tangan dalam waktu 3 hari. Saya tidak peduli bagaimana cara kalian mendapatkannya. Kumpulkan semua tanda tangan itu ditulis di buku ini."
Entah sejak kapan buku bersampul coklat itu sudah ada ditangan Lucifer.
"Siapa pun yang tidak melaksanakan tugas ini akan saya beri hadiah nanti."
Bahkan nenek-nenek yang sedang menyebrang jalan didepan gerbang kampus pun tau 'hadiah' yang Lucifer maksud adalah hukuman.
"Untuk hari ini cukup sampai disini, kegiatan hari kedua akan dilanjutkan besok jam 7. Dress code akan disampaikan melalui pesan grub, selamat siang."
Alexa dan semua anggota hazard lainnya pergi tanpa terkecuali. Satu per satu orang mulai meninggalkan lapangan.
Lino segera berlari mendekati Fighter yang saat itu hendak pergi. Pria itu memanggilnya. "Kapten!"
Fighter segera menjauhkan tangan Lino dari bahunya saat salah satu lengan pria itu memeluk lehernya. Lino pun berkomentar. "Kau sepertinya tidak suka disentuh orang lain yaa?"
Mengingat ini bukan pertama kali lelaki tampan itu seperti tidak menyukai skinship yang Lino berikan. Keduanya berjalan beriringan menuju ruang pertemuan untuk mengambil barang-barang mereka yang masih tertinggal disana.
"Apa ada alasan khusus? Kau terlihat sangat tidak menyukai skinship."
Cukup lama pria tampan itu diam, hingga ketika keduanya berjalan di salah satu koridor Fighter menjawab pertanyaan yang Lino tanyakan tadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
HAZARD
Novela JuvenilMenceritakan tentang sebuah organisasi bernama 'Hazard' dan segala sesuatu yang terjadi di Independent University. "Dewan Hazard itu baik tapi juga jahat disaat yang bersamaan."
