"gak papa kok Flo, aku sendiri aja, aku gak mau ngerepotin"ucap Freya sungkan.
"bapak Lo ngerepotin, gue bukan orang asing ege, Lo selalu bantuin gue, jadi penyelamat di hidup gue, meskipun Lo ngelakuin itu ke semua orang, tapi gue masih punya otak buat bales kebaikan Lo"ujar flora kesal,lalu menarik tangan gadis itu.
"Meskipun cuma jadi second choice, tapi gue bakal berusaha buat Lo bahagia"gumam flora dari dalam hatinya.
_________________________________
"Ayok" gadis Yakult itu menarik tangan Freya sedikit kasar, sementara Freya, ia masih diam di tempat, sama sekali tidak terusik dengan tarikan flora.
"ck, gue laper freyana temenin gue" rengek flora, manja. Namun Freya sepertinya takut untuk pergi bersama flora.
Mengingat ancaman dari Adel saja sudah membuat Freya merinding duluan, siapa yang tidak takut coba dengan gadis modelan abang-abang seperti Adel.
"Mmm, flo, aku harus ke asrama dulu ada urusan, kak flo ajak Adel aja,"ucap Freya lalu berdiri dari tempat duduknya meninggalkan flora yang masih bingung dengan ucapan Freya, tumben sekali Freya menolak ajakannya.
Freya berjalan cepat, agar flora tak mengikutinya, namun di pertengahan jalan ia tak sengaja berpapasan dengan Zee, sekelebat bayangan tentang tadi siang tiba-tiba menghampiri pikirannya.
sampai saat ini, ia masih belum menyangka ucapan yang Zee lontarkan kepadanya, sungguh begitu menyakitkan.
Freya menatap gadis itu sekilas, lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Fre,"ucap Zee, saat Freya baru saja melewatinya.
"Meng maafin kak Zee"
"Aku maafin kalo kakak, minta maaf ke kak Freya,"
Ucapan Marsha beberapa jam yang lalu terlintas di pikiran Zee.
Marsha menjelaskan semua yang terjadi tadi siang, bodoh sekali ia langsung percaya dengan apa yang ia lihat.
Freya menghentikan langkahnya kala suara lembut itu memanggilnya, ia tak berbalik namun menunggu ucapan selanjutnya yang akan di lontarkan oleh gadis itu.
"Fre" Zee melangkahkan kakinya menuju Freya, lalu sepasang kaki itu terhenti tepat di depan Freya.
"Fre gue minta maaf, gue lagi banyak pikiran jadi emosi gue nggak ke kontrol gue—"
"gak papa, gue udah biasa jadi pelampiasan amarah semua orang,"sela Freya dengan cepat, Zee tersentak, mendengar penuturan Freya, baru kali ini ia mendengar Freya berucap dengan kosa kata Lo gue. dan juga ia baru pertama kali mendengar Freya berkata kasar sekaligus menusuk.
"gue juga minta maaf karena tadi siang gue udah buat Lo sama Marsha berantem,"lanjut Freya.
"gue sayang sama Marsha fre, Lo tau gue sama dia udah bikin kapal lama banget, gue cuma nggak mau kehilangan dia, tolong maafin gue, Marsha nggak mau maafin gue kalo Lo nggak mau maafin gue fre"Freya tersenyum getir. Bahkan sampai saat ini ia masih memikirkan kapalnya, bukan karena merasa menyesal dengan perbuatannya pada Freya.
"Gue nggak tertarik sama kapal kalian itu, tujuan gue ke sini buat belajar, bukan buat kapal, Lo bilang sama Marsha gue udah maafin Lo"lagi dan lagi Zee merasa kaget dengan penuturan Freya, benar-benar bukan Freya yang mereka kenal.
Zee terdiam, apalagi yang harus ia ucapkan, rasanya ia seperti patung di hadapan Freya.
"gue mau latihan,"ucap Freya dingin, lalu tanpa se izin Zee, Freya meninggalkan Zee sendirian.
Zee menatap kepergian gadis itu,yang hampir hilang di balik tembok.
•^÷^•
KAMU SEDANG MEMBACA
Jkt48scholl (Love Freyana) [END]
Teen Fiction"KAPAL! KAPAL! KAPAL!"teriak Freya muak. "KENAPA HARUS ADA KAPAL?"tanya gadis itu tak terima.ia hanya merasa sangat sakit,ketika apa-apa selalu di kaitkan dengan kapal. "GUE DEKET INI KAPAL,DEKET ITU KAPAL,KAMU SAMA DIA KAPAL SEMUA KAPAL"bentakan da...
![Jkt48scholl (Love Freyana) [END]](https://img.wattpad.com/cover/366866270-64-k997628.jpg)