hampir setengah jam berlalu , akhirnya gadis karamel itu selesai bersiap,kini Freya telah memakai pakaian seragamnya juga ke dua kakinya sudah nyaman di balut oleh sepatu.
Freya menyandang tas ranselnya di pundak sebelah kiri,lalu bersiap untuk keluar asrama.
Gadis itu melangkah kan kakinya menuju pintu asrama,namun langkahnya terhenti kala melihat gadis Sunda yang tengah berdiri di ambang pintu menunggu fioni yang masih sibuk memasukkan buku-bukunya,kedalam tas ransel miliknya,tentunya kapal tercintanya itu setia menunggunya.
"Yuk.."ucap fioni setelah ia selesai mengemasi buku-bukunya ke dalam tas,sementara Freya,ia menunggu hingga ke dua gadis itu keluar dari asrama.
"Udah selesai?"tanya Ara seraya memperbaiki dasi fioni yang kurang rapi.
"Mmm"jawabnya.
Namun tiba-tiba mata Ara tak sengaja menangkap,gadis Yakult itu.
"Ehh,Flo ngapain ke sini?"Ara mengernyit heran,kala mendapati flora yang sudah berdiri entah sejak kapan di depan pintu asrama.
"Gue mau ketemu Freya"ucapnya,hal itu langsung membuat Ara heran,tidak dengan fioni,fioni kini memasang wajah jutek nya,menatap gadis itu.
"Lo di sini"ucapan dari belakang ke dua gadis itu sontak membuat Ara dan fioni menoleh ke belakang,ke dua gadis itu reflek memberi jalan untuk Freya.
"Yuk"ucap Freya memasang senyum karamelnya,seraya menggenggam tangan flora.
lalu ke dua gadis itu berjalan ber iringan meninggalkan Ara dan fioni.
Ara terbelalak menatap kepergian ke dua gadis itu.
"Si freya udah punya kapal ya?"tanya Ara heran,ia masih syok mengetahui bahwa Freya sudah memiliki kapal,pasalnya selama ini Freya selalu membencinya,akibat ia yang terus mendekati fioni,Ara menyadari kebencian freya itu,namun ia tidak peduli.
"Nggak tau,"jawab fioni ketus,Ara menaikkan sebelah alisnya.
"Kamu kenapa?cemburu ya?"
"Dihh,nggak ya,kan ada kamu"jawab fioni sedikit menggas.
"Aku mah,maunya sama kak Chika fioni"ucap Ara sambil terkekeh.
Ara tersenyum miring,kala melihat perubahan ekspresi fioni.
"Maksud kamu apa?"
"Aku mau nya sama kak chika"jawabnya tanpa dosa,Ara bahkan tidak mempedulikan perubahan ekspresi fioni.
"Trus kenapa kamu deketin aku?" Ucapnya ngegas namun terdengar lirih.
"ya karena kak Chika lagi sama si Vivi,kalau dia nggak punya siapa-siapa gue juga nggak mau kali sama Lo"
"Kamu kok tega banget sih.."
Ara menatap gadis itu,beberapa detik kemudian ekspresi Ara langsung berubah.
"Hahahaha"tawa Ara memenuhi ruangan asrama,tanpa dosa Ara begitu bahagia melihat mata fioni yang sudah berkaca-kaca karena ulahnya.
"Halahh,becanda doang atuh neng,nggak usah bawa ke hati"ucap Ara di sela-sela tawanya.
Fioni tak membalas ucapan Ara,ia sedikit kesal dengan apa yang gadis itu ucapkan barusan.
"Oloh oloh,maafin aku yaaa"ucap Ara sambil memperbaiki rambut fioni yang berantakan.
"Tapi apa yang gue bilang tentang kak Chika itu bener..."
***
"Tangan gue sakit"keluh flora,Freya mengenggam tangan gadis itu sedikit kasar.ke dua gadis itu kini berada di lorong sepi,tepatnya di samping taman asrama,Freya melirik flora,lalu melepaskan tangan itu sedikit menghempaskan.
"Lo apa-apaansih"kesal flora,ia hanya tidak terima di perlakukan seperti ini.
"Lo boleh ke kelas sekarang,"ucap Freya dingin,dadanya naik turun,seperti orang yang baru berlari 2km.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jkt48scholl (Love Freyana) [END]
Novela Juvenil"KAPAL! KAPAL! KAPAL!"teriak Freya muak. "KENAPA HARUS ADA KAPAL?"tanya gadis itu tak terima.ia hanya merasa sangat sakit,ketika apa-apa selalu di kaitkan dengan kapal. "GUE DEKET INI KAPAL,DEKET ITU KAPAL,KAMU SAMA DIA KAPAL SEMUA KAPAL"bentakan da...
![Jkt48scholl (Love Freyana) [END]](https://img.wattpad.com/cover/366866270-64-k997628.jpg)