Jangan lupa tinggalkan vote and komen.
Happy reading and enjoy the story.
________
Satu minggu telah berlalu, jmt sudah menyelesaikan hukuman mereka, hari ini hari pertama mereka kembali untuk bersekolah.
Jika oniel semangat untuk sekolah, maka berbeda dengan Lulu, Olla, Adel dan juga flora, sepertinya ke empat gadis itu sudah merasa nyaman dengan libur.
Olla belakangan ini memang sering tidur di asrama jmt, tentunya tanpa sepengetahuan pengawas asrama.
"sarapan dulu yuk,"oniel membuat simpulan terakhir ikatan sepatunya, lalu berdiri menatap ke arah ke empat gadis itu.
"Lo pada kenapa sih?"kesal oniel, ia sungguh tidak mengerti kenapa ke empat gadis itu tidak semangat sekolah.
"gue lebih suka libur, bisa tidur sampe jam 11,"jujur Olla, ia seperti orang yang kehilangan semangat hidup.
"gue juga"sahut Lulu, yang sedang duduk di atas sofa.
"niru-niru aja Lo"
"Yaudah yuk"Adel berjalan duluan, meninggalkan ke empat gadis itu di asrama, lalu di susul oleh flora, hingga akhirnya mereka pergi ke kantin bersama.
•^÷^•
"Pagi cintaku sayangku Fiony alveria tantri" pagi-pagi begini Ara sudah membuat keributan di asrama fiony.
Hubungan mereka seminggu belakangan ini sangat dekat, bahkan fiony hampir tidak peduli tentang permasalahannya dengan Freya, seperti menutup mata dan juga menutup telinga.
Freya juga tidak ada niatan untuk berbicara duluan dengan fioni, ia lebih memilih menghabiskan waktunya seharian untuk latihan, ia juga nampak menjauh dari semua orang.
seperti kemaren saat flora mengajak nya, Freya dengan cepat langsung menolak, dan juga Jessi yang sudah menangis karena ulahnya.
jujur saja Freya tidak tega melakukan itu semua, namun apa lagi yang harus Freya lakukaan, semua orang melarang nya berbuat baik, semua orang menganggap ia orang jahat, mungkin sekarang freya kembali lagi ke masa lalunya, di mana ia tidak punya seseorang pun dalam hidupnya.
Freya juga berpikir, tidak selamanya ia harus memikirkan orang lain, untuk ke depannya ia akan lebih memperhatikan dirinya sendiri.
"berisik banget sih,"cibir Freya dari samping kasurnya, ia mengecilkan suaranya agar fioni tidak mendengarnya.
Freya dengan cepat merapikan bukunya, sebelum akhirnya ia melangkahkan kaki keluar asrama.
"Freyana halo,"sapa Ara dengan senyuman, Freya menatap gadis itu sebal, sungguh ia benar-benar membenci Ara.
"halo, tantri ada di dalam, gue duluan ya," tanpa menunggu jawaban Ara, Freya berjalan begitu saja melewati tubuh Ara.
•^÷^•
"kalian pesen apa?"lulu berdiri hendak memesan.
"yang biasa aja,"jawab Olla, Lulu mengangguk lalu pergi untuk memesan, sementara ke empat gadis itu menunggu sambil memainkan ponselnya.
Tiba-tiba saja tatapan flora tak sengaja menatap seorang gadis yang beberapa hari ini jarang terlihat olehnya.
Freya masuk ke dalam kantin, lalu duduk di bangku pojok sendirian, ya benar- benar sendiri, tidak ada orang di sampingnya.
Beberapa detik kemudian, fioni datang bersama Ara, flora akui ia kesal ketika Freya dekat dengan fioni, tapi ia jauh lebih kesal, ketika fioni meninggalkan Freya hanya gara-gara kapal.
Flora berdiri, namun tiba-tiba saja sebuah cekalan tangan menghentikan flora.
"Lo mau kemana?"tanya Adel menatap flora intens, seraya mencekal tangan flora.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jkt48scholl (Love Freyana) [END]
Fiksi Remaja"KAPAL! KAPAL! KAPAL!"teriak Freya muak. "KENAPA HARUS ADA KAPAL?"tanya gadis itu tak terima.ia hanya merasa sangat sakit,ketika apa-apa selalu di kaitkan dengan kapal. "GUE DEKET INI KAPAL,DEKET ITU KAPAL,KAMU SAMA DIA KAPAL SEMUA KAPAL"bentakan da...
![Jkt48scholl (Love Freyana) [END]](https://img.wattpad.com/cover/366866270-64-k997628.jpg)