"KAPAL! KAPAL! KAPAL!"teriak Freya muak.
"KENAPA HARUS ADA KAPAL?"tanya gadis itu tak terima.ia hanya merasa sangat sakit,ketika apa-apa selalu di kaitkan dengan kapal.
"GUE DEKET INI KAPAL,DEKET ITU KAPAL,KAMU SAMA DIA KAPAL SEMUA KAPAL"bentakan da...
flora!!!" teriak Freya, gadis itu refleks menendang pintu toilet hingga terbuka.
"f-freya" kaget flora ketika orang yang menyelamatkannya saat ini adalah freya. penyelamatnya kembali, di saat sulit gadis itu selalu ada untuknya, dan tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun.
tanpa pikir panjang, Freya langsung memeluk gadis itu, erat. jantung Freya berdetak dua kali lebih cepat saat memeluk gadis itu, ia takut. takut kehilangan gadis itu. flora sempat terdiam di dalam pelukan gadis itu, sebelum ia teringat sesuatu.
"ngapain lo kesini?" tanya flora terisak, sambil melepas kasar pelukan gadis itu. ia hanya tidak ingin membuat gadis itu dalam bahaya.
"pergi keluar sekarang, selamatin diri Lo!!"
"Flo..."
"Lo bakal nyesel lagi!" sentak flora. gadis itu menatap Freya sendu, ia hanya tidak ingin menjadi penyebab luka Freya untuk kesekian kalinya. panasnya api, sama sekali sudah tidak terasa di tubuh ke dua gadis itu.
"gue bakal hancurin hidup lo lagi!!!"
"LO GILA?" tanya Freya menganga, tidak mengerti lagi dengan jalan pikiran gadis yang ada di depannya ini.
" gue bakal ngancurin hidup Lo lagi, dan Lo bakal nyesel ke gue untuk kesekian kalinya, seharusnya gue nggak pernah hadir di hidup Lo, gue selalu buat lo menderita," lirih flora, air mata gadis itu sudah tidak bisa di bendung. "seharusnya emang kita nggak saling kenal," "gue mohon, selamatin diri lo."
" nggak, kita bakal keluar dari sini sama-sama, kalaupun harus mati, kita akan mati di sini sama-sama" tangan Freya, bergerak membuka satu persatu kancing baju kemeja milik flora.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"mau ngapain Lo?" tanya flora mencegah, ketika Freya hampir mencopot seluruh kancing baju miliknya.
pertanyaan flora barusan, sama sekali tidak di jawab oleh Freya, gadis itu melepaskan kemeja flora, sehingga hanya tersisa tank top berwarna hitam milik flora, rasa panas seketika bertambah dua kali lipat, di rasakan oleh Flora, ia tidak paham kenapa freyaa melakukan hal itu.
Freya kemudian melepas jaketnya yang berwarna hitam, memasangkan jaket tersebut, ke tubuh mungil flora.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.