15| cegil.

3.4K 334 54
                                        

Jessi, its okey kecoanya udah nggak ada," ucap freya menenangkan gadis cindo itu, sambil menepuk nepuk punggungnya, agar gadis itu merasa lebih tenang.

"freyanaa aku takut," Jessi semakin mempererat pelukannya pada gadis itu.

"caper,"gumam flora, tatapannya menatap kedua gadis itu malas.
Karena sudah muak menyaksikan, kedekatan Jessy dan Freya, flora lalu merebut kemoceng yang ada di yang. Freya. Sementara Freya hanya bisa tersenyum, tidak mengerti dengan perubahan mood dari flora. 

________________________________

"dih ngapain gue kesel"dumel flora, mood nya mendadak hancur akibat kedatangan Jessi, flora sengaja meninggalkan Freya dan Jessi mencari buku, sementara ia membersihkan bagian perpustakaan.

"kamu ngagetin aku tadi Jes," ucap freya, yang di balas cengiran Jessi.

"Aku sengaja ngikutin kamu Freya,"jawab Jessi.

Freya menaikkan sebelah alisnya.
"Kenapa?"

"Ya karena aku mau sama kamu,"jawab Jessi dengan santai, Freya bergidik ngeri, ada apa dengan gadis satu ini, tumben sekali biasanya juga dia tidak pernah seperti ini ke pada Freya.

"Freya tau nggak, sebenarnya aku tuh suka sama kamu tau, kamu baik banget," ujar Jessi, Jessi berniat untuk membuat kapal dengan Freya.
flora yang berada di rak buku sebelah mereka, dengan jelas mendengar penuturan Jessi tersebut.

"Cih,"cibir flora pelan, jika saja ia tau Jessi ada di sini mungkin ia akan menolak ajakan Freya tadi.

"fre, kita buat kapal yuk,"

"Brakk!!" buku yang ada di rak flora jatuh berserakan, ia begitu terkejut dengan penuturan Jessi barusan.

"Flora are you okkey?"tanya Freya khawatir, namun Freya tetap berdirinya di tempatnya, sama sekali tidak melihat keadaan Freya yang ada di balik rak buku.

"hmm," dehem flora, Freya tak bertanya lagi, jika ia bertanya lagi, maka di pastikan Freya akan mendapatkan kata-kata mutiara dari flora.

"beneran cegil sesungguhnya," gumam flora kesal.

"Fre, bikin kapal yuk," ajak Jessi sekali lagi, dengan nada merengek.

"aku nggak mau bikin kapal jessi,"
ia memang menyukai kapal, tapi ia tidak ingin membuat kapal, ia tidak ingin menyia-nyiakan waktunya di sekolah ini, karena mengurus kapal.

"rasain tuh," rasanya flora ingin sujud syukur, mendengar penuturan dari Freya barusan.

"gue bakal bikin Lo suka sama gue," tutur Jessi.

" kan aku suka kamu Jessi,"

"dih freyana,"kesal Jessi, ia tau sekarang Freya sedang mempermainkannya.

"Cegil cegil"ucap Freya, mengelus rambut Jessi sayang, tentu perlakuan Freya barusan, dapat membuat jutaan kupu-kupu berterbangan di hati Jessi.

"dah lah," Jessi lalu keluar perpustakaan.

"kak flo,"panggil Freya, jessi sudah pergi dari perpustakaan membuat Freya kesepian lagi.

"Ya," jawab flora singkat, entah kenapa berbicara dengan Freya membuatnya kesal.

" sini,"ucap Freya, dengan suara merengek, ia tidak suka dengan kesepian.
jangan bilang flora salting, gadis itu kini tambah kesal melihat Freya.

"udah selesai kapal-kapalnya? "flora menatap Freya malas, sementara gadis itu menaikkan sebelah alisnya tidak paham.

"Aku nggak  punya kapal"

"Bodo amat,"ucap flora malas.

"aku suka liat kapal tapi aku nggak mau punya kapal"ucap Freya lagi, mengabaikan tatapan mencekam dari flora.

Jkt48scholl (Love Freyana)   [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang