Melihat kekacauan yang telah terjadi, pemimpin Hexagon memutuskan untuk menghentikan acara Festival Havenstar secara terpaksa. Mereka mengadakan rapat darurat guna memperbaiki kesalahan mereka dan membuat masa depan jadi lebih baik lagi.
Para pemimpin Hexagon duduk bersama di sebuah ruangan yang masih utuh dan tidak terdampak pertempuran kemarin. Seperti biasa, Don Giantino berperan sebagai moderator yang memimpin alur diskusi tersebut.
Dari gurat wajahnya, pemimpin Black Guardian itu terlihat sangat geram dengan situasi yang terjadi saat ini. Belum lagi, dia menerima kabar buruk bahwa ada salah satu anggotanya yang diculik.
“Sepertinya, kita tidak perlu berlama-lama lagi. Saat ini, kita punya masalah besar seputar kedamaian para Havenstar. Musuh saat ini mempunyai kekuatan yang besar dan tidak bisa kita anggap remeh begitu saja,” ucap Don Giantino.
“Kau benar. Di masa lalu, kita memang ditakuti oleh banyak orang karena kekuatan hebat yang kita miliki. Akan tetapi, situasi saat ini sudah berubah jauh. Musuh semakin kuat seiring dengan berkembangnya teknologi di abad 21,” Dr. Neuron mengungkapkan pendapatnya.
“Aku rasa, inti permasalahan kita sudah jelas. Kekuatan kita saat ini terlalu lemah. Buktinya, banyak dari kita yang terluka gara-gara pertempuran kemarin. Jika kita hanya bersantai-santai saja, bisa-bisa kita akan hancur di tangan musuh,” balas Ruby Hardfort yang turut merasa frustasi.
“Kalian semua benar. Aku sudah melihat betapa mengerikannya kekuatan Zero,” ujar Arthur yang masih belum pulih sepenuhnya. Saat ini, dia duduk di atas kursi roda karena tulang belakangnya bermasalah sehingga dia jadi lumpuh.
“Ada satu lagi informasi yang kudapat saat aku bertarung melawan Zero. Dia beserta komplotannya ternyata mempunyai hubungan dengan pasukan Winter. Mereka merupakan manusia super yang tercipta berkat hasil eksperimen,” ucap Doctor dengan nada yang pelan. Keadaannya juga belum pulih 100%.
“Dugaanku ternyata memang benar. Winter mempunyai andil yang besar dalam insiden kali ini. Kita belum tahu saat ini dia ada di mana. Namun, aku sangat yakin bahwa dia sedang mengumpulkan kekuatan. Menurutku, pertarungan kemarin sepertinya hanyalah sebuah permulaan sebelum perang besar melawan kita,” balas Don Giantion dengan nada tegas.
“Apakah Winter dan keturunannya masih mempunyai dendam dengan kita? Bukankah permasalahan kita dengan mereka sudah berlangsung lama sejak 100 tahun yang lalu?” Venus kali ini membuka suara.
“Jelas saja. Rudolf Winter adalah pria yang sangat ambisius dan karismatik. Dia mampu menciptakan ideologi yang tertanam kuat di kepala seluruh pengikutnya, termasuk anak keturunannya. Meskipun dia sudah mati, cita-citanya selalu hidup dan terus diwariskan kepada anak cucunya,” balas Ruby Hardfort.
“Perkataan Ruby benar. Winter bisa dibilang sebagai musuh bebuyutan kita. Jika Winter memang berniat menghancurkan kita sekali lagi, itu artinya kita harus bersiap-siap untuk berperang melawan mereka,” sahut Dr. Neuron.
“Kalian berdua memang benar. Posisi kita saat ini benar-benar terancam. Karena itulah, kita harus berlatih dan berevolusi menjadi lebih kuat secepat mungkin atau keberadaan kita akan punah,” ujar Don Giantino dengan bijak.
“Seharusnya, bukan hanya kita dan anggota Hexagon saja yang harus bersiap-siap. Para Havenstar yang ada di semua wilayah seharusnya juga berusaha menjadi lebih kuat demi kebaikan mereka. Setelah insiden ini, kita tidak bisa lagi menjamin keamanan mereka 100% di masa mendatang,” balas Venus dengan sebuah saran yang logis.
Seluruh pemimpin Hexagon merasa sepakat dengan pendapat tersebut.
“Ehm, permasalahan kita tidak hanya itu saja, kan? Berdasarkan kabar terbaru, anggotamu yang bernama Natalie diculik oleh Leonardo. Apakah kita harus mengerahkan pasukan kita untuk memburunya?” tanya Doctor yang merasa cemas dengan keadaan gadis itu.
Doctor merasa sangat bersalah atas insiden itu karena dia lalai dan membiarkan Leonardo kabur. Belum lagi, Natalie adalah putri dari Dr. Weber yang sangat dia hormati. Karena itulah, dia ingin menyelamatkannya secepat mungkin.
“Kalau soal itu, aku tidak bisa mengerahkan banyak pasukan hanya untuk memburu Leonardo. Karena itulah, aku hanya mengirimkan beberapa anggotaku. Kita percayakan saja kepada mereka,” balas Don Giantino dengan gurat wajah yang serius.
Setelah berdiskusi panjang lebar, para pemimpin Hexagon pada akhirnya mencapai titik temu. Mereka pun membubarkan pertemuan itu. Mereka juga berencana untuk segera pulang ke wilayah masing-masing karena alasan keamanan.
***
Seluruh anggota Fallen Star berkumpul di ruangan yang dikhususkan untuk kelompok mereka. Mereka terlihat berharap-harap cemas saat menunggu kabar dari Doctor tentang hasil pertemuan Hexagon barusan.
Ketika Doctor muncul dari balik pintu, mereka langsung menghujani Doctor dengan berbagai pertanyaan. Doctor sempat kewalahan menanggapi satu per satu pertanyaan mereka. Dia pun meminta mereka untuk diam sejenak agar dia bisa berbicara dengan leluasa.
“Sesuai dengan keputusan Hexagon, kita harus berlatih menjadi lebih kuat dalam waktu singkat karena ada ancaman musuh yang lebih besar di masa depan. Untuk saat ini, kita harus berkemas-kemas dan segera kembali ke Rievers,” ujar Doctor.
Ketika semuanya sibuk menanggapi perkataan Doctor dengan ekspresi serius, James malah mengkhawatirkan keadaan Natalie. Dia pun sontak bertanya kepada Doctor perihal gadis tersebut.
“Kau tenang saja, James. Masalah Natalie sudah menjadi tanggung jawab Black Guardian. Mereka sudah mengirimkan pasukan mereka untuk memburu Leonardo,” ucap Doctor sembari menepuk bahu James.
“Apakah kau yakin dia akan aman, Doc?” tanya Patrick secara tiba-tiba. Dia yang masih terluka terlihat memaksakan diri untuk bangun dari tidurnya.
“Kau lebih baik mengkhawatirkan lukamu, Patrick. Aku yakin, Natalie pasti baik-baik saja,” balas Doctor untuk menenangkan bocah serigala itu.
“Oh iya, Patrick. Mengapa kau begitu peduli dengan Natalie? Apa kau menyukainya?” tanya Howard secara blak-blakan. Dia memang merasa ada yang aneh dengan Patrick semenjak Natalie diculik oleh Leonardo.
“Diamlah! Lagipula, itu bukan urusanmu,” Patrick berusaha untuk berkilah. Sepintar apapun dia berbohong, ekspresi wajahnya tidak akan bisa menutupi perasaannya yang sesungguhnya. Mick yang ada di sampingnya malah ikut memanas-manasi saudaranya.
Mendengar reaksi Patrick, James terlihat memasang wajah yang kurang mengenakkan. Jauh di lubuk hatinya, dia merasa cemburu karena Patrick juga menaruh perasaan kepada gadis yang disukainya. Namun, dia mengesampingkan hal itu terlebih dulu.
“Sudah, kalian jangan berkelahi! Lebih baik, kita segera mengemasi barang kita sebelum Raymond datang,” ucap Doctor. Dia baru saja menghubungi pria itu beberapa menit yang lalu untuk menjemput mereka di tempat tersebut.
“Maaf, Doc. Bagaimana kelanjutan Festival Havenstar kali ini? Seharusnya, aku akan bertarung melawan Dino di babak final,” ucap Howard yang merasa sedikit kecewa saat dia mendengar kabar bahwa acara tersebut terpaksa dihentikan.
“Jika kondisinya memungkinkan, festival ini seharusnya tetap berjalan. Namun, kau pasti tahu bahwa situasinya saat ini sudah berbeda. Aku menyarankan agar kau berlapang dada. Kau bisa bertarung melawan Dino di lain waktu,” balas Doctor sembari mengusap-usap rambut Howard.
Howard tidak bisa berkomentar apa-apa lagi jika kondisinya memang seperti itu. Namun, dia masih menyimpan keinginan kuat untuk bertarung melawan Dino dan menyelesaikan urusan mereka yang sempat tertunda gara-gara serangan Jupiter.
Karena tidak ada pertanyaan lagi, mereka pun segera berkemas-kemas dan bersiap-siap untuk pulang ke Rievers. Entah mengapa, mereka merasa kangen dengan suasana markas meskipun mereka hanya meninggalkannya selama beberapa hari.
Di samping itu, beberapa hari terakhir yang mereka lewati rasanya seperti petualangan yang sangat panjang dan melelahkan. Pertempuran melawan pasukan Jupiter meninggalkan bekas yang sangat mendalam di benak mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
HEXAGON
AçãoThe Spirit of Fallen Star Part 2 Seluruh anggota Hexagon berkumpul dalam sebuah acara sakral bernama Festival Havenstar. Mereka saling bertanding dan beradu kekuatan untuk menunjukkan kehebatan mereka. Sayangnya, acara itu berubah menjadi kekacuan k...
