Selama pertarungan melawan Jupiter, pihak Hexagon menerima kerugian yang sangat besar. Ada puluhan orang yang mengalami luka parah hingga mereka terbaring koma, sedangkan korban yang tewas berjumlah sekitar 30 orang. Dua di antaranya adalah anggota penting Hexagon, yakni Sean Northwest dan Spartan.
Walaupun hari sudah gelap, Howard beserta teman-temannya yang masih bertahan terus menelusuri seluruh area festival. Mereka berusaha untuk menemukan orang-orang yang kemungkinan terluka selama pertarungan tadi.
Howard menyadari bahwa situasi yang terjadi saat ini jauh lebih rumit dari yang dia bayangkan. Bukan hanya area festival yang dijadikan sasaran, pihak Jupiter menargetkan sejumlah besar pasukan mereka untuk menyerang setiap wilayah.
Akibatnya, mereka tidak mendapatkan bala bantuan sejak tadi karena masing-masing kelompok sibuk bertarung dan melindungi wilayah mereka. Meskipun demikian, Howard dan yang lain bisa bernapas lega karena seluruh musuh yang ada di sana sudah dikalahkan semua.
Setelah mereka memastikan bahwa tidak ada lagi korban yang terlewat, Howard beserta yang lain kembali ke ruang medis guna membantu merawat para korban. Mereka juga ingin mengistirahatkan tubuh mereka yang kelelahan.
Saat ini, Havenstar yang masih terjaga hanyalah Howard, James, Drake, Mick & Patrick, Double Slasher, Levi Road, Tank, Racer, Dino, Crestia, Margareth, Pink, Jeanne, dan Natalie. Walaupun mereka masih bertahan, mereka tidak dalam kondisi siap bertarung.
Kemampuan penyembuhan Natalie memang sangat hebat, tetapi kemampuannya hanya terbatas pada pemulihan luka. Energi teman-temannya tetap saja terkuras akibat pertarungan barusan, apalagi stok pil penambah stamina juga sudah habis karena jumlahnya terbatas.
"Aku tidak pernah mengira bahwa pemburu bintang laknat itu bisa berevolusi menjadi sekuat ini. Mereka benar-benar layak disebut monster," ucap Dino sembari menggigit bibirnya.
Semua yang ada di sana hanya diam menyimak karena mereka terlalu kelelahan untuk mengeluarkan suara. Meskipun begitu, mereka semua mempunyai pemikiran yang sama dengan Dino.
"Kita harus berlatih lebih keras lagi mulai saat ini. Aku merasa bahwa musuh saat ini sudah berada di level yang berbeda. Perdamaian yang selama ini kita nikmati sepertinya terancam hancur," balas Levi Road. Kebetulan, dia adalah yang paling dewasa di antara mereka.
Di sela-sela obrolan yang singkat itu, mereka samar-samar mendengar suara sebuah mesin yang menderu. Suara kemudian itu disusul dengan sebuah ledakan yang terdengar sangat keras. Mereka pun sontak bangkit dari posisi mereka untuk memastikan arah suara itu.
Sesampainya di halaman utama, mereka semua dikejutkan oleh kehadiran sebuah robot misterius yang mempunyai tinggi dua meter dengan armor warna silver. Jantung mereka langsung berdegup tidak beraturan saat mereka sadar bahwa ancaman masih belum berakhir.
Tanpa diduga, robot itu langsug menyerang mereka semua dengan serentetan tembakan yang melesat cepat di udara. Dari tampilan luar dan rancangan, robot itu sekilas mirip buatan Dr. Neuron yang digunakan untuk ujian labirin dan survival.
Akan tetapi, robot itu sepertinya mempunyai sistem tenaga yang jauh lebih besar. Buktinya, serangannya terkesan sangat brutal dan mematikan. Yang paling mencengangkan adalah serangan robot itu terlihat diselimuti oleh energi bintang.
Howard beserta yang lain berusaha untuk melawan sebisa mungkin karena mereka tidak punya opsi lain. Mereka mulai membentuk tim dan mengeluarkan berbagai serangan kombinasi untuk menghancurkan robot itu.
Dino memulai serangan pertamanya dengan gigitan brutal seekor T-Rex. Dia berusaha menghancurkan pundak robot itu dengan cengkeraman taringnya yang tajam seperti dagger. Akan tetapi, robot itu mengelak dengan sangat lincah.
KAMU SEDANG MEMBACA
HEXAGON
AcciónThe Spirit of Fallen Star Part 2 Seluruh anggota Hexagon berkumpul dalam sebuah acara sakral bernama Festival Havenstar. Mereka saling bertanding dan beradu kekuatan untuk menunjukkan kehebatan mereka. Sayangnya, acara itu berubah menjadi kekacuan k...
