5 || Satu raga dua hati

21.1K 956 11
                                        

Happy reading
🩶

انت مع من احببت

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


انت مع من احببت

"Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai"

(HR.Bukhari dan muslim)

"""

"Perempuan aneh" Ucap Rafa sebelum pergi meninggalkan Asya. Melihat itu Asya menggaruk kepalanya yang tak gatal, kemudian memilih kembali ke kamar untuk memakai kerudung dan lanjut mencari Aisyah hingga menemukannya di dapur ndalem.

"Ada apa nak?" Tanya Aisyah saat melihat Asya akan menghampirinya.

"Kok Umma bisa tahu sih?" Tanya Asya kebingungan.

"Umma denger Kamu panggil-panggil Umma, Kamu butuh sesuatu?" Tanya Aisyah kembali.

Asya yang mendengar itu sedikit malu apakah suaranya memang sangat keras."Hehehe, Umma Asya kan mau mandi tapi kok di kamar tamu ga nyala airnya"

Aisyah membawa semangkuk bubur lalu di berikan pada Asya "Kamu makan dulu yah, Umma udah buatin bubur buat Kamu. Saluran airnya biar Umma suruh Gus Rafa buat benerin"

Tentu Asya setuju dengan perkataan Aisyah dari pada dirinya harus pusing memikirkan air mending makan terlebih dulu. Biarkan Ustadz songong itu yang membenarkan. "Oke Umma Asya makan dulu deh"

"Kalau gitu Umma pamit dulu yah mau bilang Gus Rafa buat benerin"Ucap Aisyah yang di angguki Asya.

"Buburnya enak banget" Pujinya sambil mengunyah bubur tersebut. Setelah buburnya habis Asya menaruh bekas ia makan di wastafel "Lama-lama Gua bisa betah di sini, lebih tepatnya kalau di rumah ini" Asya tersenyum gembira lalu berlari-lari kecil menuju kamarnya.

"""

Di sore hari Zahira lebih awal ke mesjid untuk mengecek santriwati yang akan melaksanakan sholat ashar, setelah berada di pintu mesjid ada seseorang yang memanggilnya.

"Ustadzah Zahira" Panggil Rafa, Zahira kemudian menoleh sambil menunduk.
"I-ya Gus" Jawabnya merasa gugup.

"Ada hal yang ingin Saya bicarakan, setelah sholat ashar Kamu bisa keruangan Saya" Ucap Rafa ia masih menjaga jarak dengan Zahira.

Zahira mengangguk sebagai jawaban. "Baik Gus"

"Baiklah, kalau gitu Saya pergi dulu Assalamu'alaikum"

Antara Syurga dan Kasih (TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang