57 || Manusia berbisa

10.7K 572 96
                                        

Happy reading
🩶

"""Tembusin(500K votes 500K coment )Biar aku cepet up

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"""
Tembusin
(500K votes 500K coment )
Biar aku cepet up.

"Kata dokter Kamu harus lebih hati-hati Sayang, apalagi Kamu sedang hamil tua" Ucap Rafa sambil menuntun Asya berjalan setelah keluar dari ruangan kandungan.

"Asya cuman pusing Mas, ntah kenapa setelah makan tiba-tiba mual padahal biasanya enggak." Jawab Asya dirinya benar-benar merasa lemah.

"Pekerjaan Mas udah gak terlalu banyak di kampus, jadi Mas punya lebih banyak waktu untuk merawat Kamu"

"Tapi kalau Mas ada jadwal di kampus Mas selesaiin aja" Asya tak mau karena dirinya hamil Rafa harus meninggalkan pekerjaannya. Terlebih pekerjaan ini adalah impian Rafa sedari kecil, walaupun finansial Rafa sudah lebih dari cukup.

"Oke Sayang, pokoknya Mas bakalan selalu jaga Kamu, karena tinggal satu bulan lagi Kamu melahirkan" Ucap Rafa sambil mengelus perut Asya.

"""

"Apakah Ayah sudah membaik disana?" Tanya Zahira pada Derian.

"Ayah membaik, kapan Kamu akan ke singapura untuk menjenguk Ayah?" Tanya Derian di sebrang telephone.

"Aku akan menyelesaikan pekerjaan disini, bulan depan mungkin Zahira akan menemui Ayah"

"Apakah Liam dan Hazel sudah kembali pulang ke Jerman?"

Zahira keheranan setiap kali dirinya menghubungi Derian pasti ia bertanya tentang Liam dan Hazel untuk kembali ke jerman.

"Zahira tidak tahu kapan mereka akan kembali, apakah Ayah memiliki urusan perusahaan pada Om Liam?"

"Tidak, Ayah hanya menanyakan saja. Karena Ayah hanya menyimpan nomermu di handphone"

"Kemungkinan Om Liam dan Tante Hazel akan lama tinggal disini terlebih keadaan Fael yang semakin parah"

"Baiklah, kemungkinan bulan depan Ayah sudah selesai dengan pemulihan. Kamu bisa kesini dan Kita akan pulang bersama"

"Baik Ayah, Kalau gitu Zahira tutup dulu telephonenya"

Dilain tempat seorang perempuan mendengarkan semua pembicaraan Zahira lalu menghampirinya. "Kamu masih menghubungi Derian!" Tegas Zeline.

"Apakah Aku salah berhubungan baik dengan Ayah ku sendiri?" Tanya Zahira kesal karena Zeline selalu melarang Zahira memiliki hubungan dengan Derian tanpa alasan jelas

Antara Syurga dan Kasih (TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang