"Asyara peduli karena Asya hawatir Gus! Asya sayang sama Gus" Jelas Asya dirinya seakan-akan menjatuhkan harga diri di depan suaminya.
"Kamu hanya buang-buang waktu karena mencintai seseorang yang di hatinya sudah ada perempuan lain!" Ucap Gus Rafa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"""
(500 Votes 500 Coment)
"Tetapi Kamu tidak boleh bersama dengan Alvano" Ucap seorang lelaki menghampiri Leo dan Claudia tentu mereka terkejut saat melihat lelaki tersebut.
"Berani lo nginjek rumah ini lagi?" Tegas Claudia menatap lelaki di hadapannya yang berstatus kaka kandungnya sendiri.
"Gua kesini cuman buat ngambil surat perusahaan" Ucap Revan.
"Kapan Kamu kembali ke Indonesia?" Tanya Leo, hampir 6 tahun Revan meninggalkan rumah dan baru kali ini ia kembali ke sini.
"Itu tidak penting untuk Ayah, bukan kah Aku anak yang tidak di harapkan? Bukan kah Dia yang selalu Ayah banggakan" Tunjuknya pada Claudia.
"Lo kembali cuman untuk marah-marah ke Kita?" Tanya Claudia, Revan tersenyum pasrah.
"Gua gak ada waktu buat keluarga yang gila jabatan! Gua cuman mau ngambil surat perusahaan" Jelas Revan hendak meninggalkan Claudia dan Leo namun tangannya langsung di tarik paksa Claudia.
"Berani banget Lo yah! Gak punya etika?" Sorot mata Claudia menatap lelaki di hadapannya tajam.
"Gua gak ada urusan! Gua cuman mau bilang jangan sampai Lo nikah sama Alvano kaka kandungnya Fael!"
Deg
Darimana Revan mengetahui bahwa Alvano adalah kaka kandungnya Fael. Claudia melepaskan tangan Revan.
"Kalian kaget? Nikmatilah ini adalah sebuah permainan" Tegas Revan kembali lalu pergi meninggalkan mereka. Leo yang melihat Claudia terdiam langsung menghampirinya.
"Ayah, sepertinya ada yang gak beres." Ucap Claudia. Leo mengangguk sebagai jawaban.
Di ruang tamu Claudia dan Leo menunggu Revan untuk turun dari kamarnya, setelah langkah kaki terdengar Leo langsung berdiri menatap Revan. "Ayah mau bicara sama Kamu" Ucap Leo tetapi Revan sama sekali tak menanggapi.
"Revan! Dengarkan Ayah!" Tegas Leo tentu Revan langsung menghentikan langkahnya.
"Apa yang akan Ayah bicarakan? Apakah Ayah ingin bertanya kenapa Aku tahu Alvano adalah saudara kembar Fael? Atau Fael yang kecelakaan bersama Asya dan mendonorkan matanya?" Tegas Revan.
Claudia berdiri menatap Revan." Dari mana Lo tahu semua itu?" Tanya Claudia.
"Gua juga tahu, kehidupan Asya gak pernah bahagia. Gua tahu Lo menjalin hubungan dengan Alvano untuk melupakan orang yang kalian Sayang kan? Gua tahu semuanya!"