"Asyara peduli karena Asya hawatir Gus! Asya sayang sama Gus" Jelas Asya dirinya seakan-akan menjatuhkan harga diri di depan suaminya.
"Kamu hanya buang-buang waktu karena mencintai seseorang yang di hatinya sudah ada perempuan lain!" Ucap Gus Rafa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
إذاكانالشيءمقدرالك،فانينتميأبداإلىشخصأخر
"Jika sesuatu memang di takdirkan untukmu, sampai kapanpun tidak akan pernah menjadi milik orang lain."
"""
(Aku bakalan lanjut kalau udah 2K vote dan 2K coment. Pasti bisa yuk guys)
"""
"Ternyata kamu lebih mengetahui tentang Zahira dari pada aku Mas." Ucap Asya dalam hati.
Rafa yang menyadari Asya tiba-tiba terdiampun langsung memegang lengan nya."Maafkan Mas Sya, Mas akan berusaha melupakan hal-hal yang tidak perlu di ingat."
"Asya ngerti kok." Jawab Asya singkat. Tangan Rafa mengusap lengan Asya lembut. Lalu kembali mencari tempat makan kesukaan Asya.
"Ini tempat kesukaan Kamu kan?" Tanya Rafa, Asya melirik tempat tersebut di balik mobil dan ternyata benar, ini tempat kesukaannya.
"Kok Mas tau Asya suka sushi?" Sumringah Asya. Padahal sebelumnya ia tidak pernah memberitahu tentang apapun.
"Karena mulai sekarang Mas pasti tahu hal-hal apapun tentang kamu." Jawab Rafa, ia memang sering berkomunikasi dengan Andra dan Indah untuk menanyakan tentang Asya.
"Makasih Mas."
"Sama-sama Sayang, sekarang kita makan yuk." Ajak Rafa. Asya menuruti. Ia menyiapkan tempat duduk juga sudah memesan makanan dan minuman yang Asya suka.
"""
Tepat pukul sembilan malam mereka berdua baru sampai di ndalem. Rafa memparkirkan mobilnya. "Sayang kita su-" Ucapnya terhenti tatkala melihat Asya tertidur pulas dimobil. Rafa mendekat sembari merapihkan rambut yang keluar dari balik kerudung Asya.
Rafa juga langsung menggendong Asya keluar dari mobil menuju ndalem.
"Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikum salam, Astagfirullah Asya kenapa nak?" Panik Aisyah melihat Asya di bopong oleh Rafa.
"Umma, Asya ketiduran di mobil." Jelas Rafa memberikan isyarat agar tidak terlalu kencang berbicara.