50 || Penyesalan pertama

19.4K 1.1K 2K
                                        

Happy reading
🩶

انت ذو قيمة ليس لأنك مثالي، بل لأنك تقبل عيوبك

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

انت ذو قيمة ليس لأنك مثالي، بل لأنك تقبل عيوبك

"Kamu berharga bukan karena sempurna, melainkan ditempat mana kekuranganmu di terima"

(Aku bakal up kalau udah 1000 votes dan 1000 coment)

"""

"Apakah Istri Saya sedang hamil dok?" Tanya Rafa yang di angguki dokter tersebut.

"Iya Pak, sepertinya usia kandungan buk Asya jalan tiga bulan" Ucap Dokter.

Aisyah menepuk bahu Rafa ada rasa bahagia dan sedih campur aduk di dalam dirinya sekarang. "Kamu belum mengetahuinya?" Tanya Aisyah, Rafa menggeleng sebagai jawaban. Bahkan sekarang Rafa merasa heran apakah Asya menyembunyikan kehamilan ini darinya.

"Kalau begitu Saya pamit dulu, untuk penjengukan hanya bisa di lakukan satu orang. Siapa orang pertama yang akan menjenguk pasien?" Tanya dokter semua orang di sana terdiam.

"Saya dok Saya ingin menjenguk Anak Saya" Ucap Indah.

"Bun, biarkan Rafa dahulu. Dia pasti juga sangat terpukul" Ucap Andra.

"Nak cepat jenguk Asya" Perintah Aisyah yang di angguki Rafa. Indah menghampiri Rafa dan memegang kedua tangannya. " Nak, tolong jaga Asya, jangan sakiti dia. Bunda mohon. Bunda hanya punya Asya, Asya belahan hati Bunda" Tutur Indah dengan isak tangisnya. Rafa ikut memegang kedua lengan Indah serta mengangguk sebagai jawaban.

"Rafa akan melakukannya Bun" Ucap Rafa lalu pergi ke ruangan Asya.

Rafa perlahan-lahan berjalan ke dalam ruangan, sungguh tidak mudah ini begitu sakit baginya apalagi melihat banyak nya alat yang menempel di tubuh Asya.

Rafa pun duduk di kursi sebelah Istrinya.
"Sayang ini Mas, Maafin karena Mas gak bisa jagain Kamu" Lirih Rafa mengusap Asya pelan. Matanya menatap wajah teduh Asya lalu turun ke perut Asya, Rafa mengusapnya perlahan." Baik-baik di sana yah, jaga Bunda. Ayah disini pasti nungguin kalian, kita bisa bahagia bersama" Ucap Rafa, mengapa dirinya baru mengetahui bahwa Asya sedang mengandung anaknya.

Apakah Asya menyembunyikan ini karena takut, jika benar betapa hancur hati Rafa sekarang.

"Sayang ayo kita tata ulang kembali, kita perbaiki bersama kehidupan kita, Mas gak bisa kalau Kamu seperti ini. Mas merasa bersalah Sya"

Antara Syurga dan Kasih (TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang